PENGERTIAN FRAKTUR

By On Tuesday, March 18th, 2014 Categories : Review

Dalam dunia kedokteran, berarti patah tulang. Penyebab yang tersering adalah tindakan ke­kerasan terhadap tulang, baik langsung maupun ti­dak langsung, misalnya trauma pada waktu kecela­kaan, pukulan, tembakan, jatuh, dll. Fraktur dapat pula disebabkan oleh penyakit-penyakit lain, misal­nya kanker yang sudah menyebar jce tulang, radang pada tulang, kelainan bawaan yang mengenai tulang, osteoporosis, dll. Pada olahragawan, fraktur patela, yaitu tulang kecil yang terdapat pada bagian depan sendi lutut, dapat terjadi akibat kontraksi otot paha yang mendadak.
Bentuk fraktur dapat bermacam-macam, misalnya fraktur yang terbuka, yaitu fraktur yang disertai lu­ka terbuka pada daerah patah tulang sehingga jaring­an tulang tampak dari luar. Pada fraktur yang diser­tai komplikasi, patah tulang disertai kerusakan pada pembuluh darah, pembuluh getah bening, saraf, dli. Pada fraktur dislokasi, sendi mengalami patah tulang dan perubahan letak.
Gejala fraktur meliputi nyeri pada daerah yang ter­kena, bengkak, dan gangguan kontinuitas tulang. Se­lain itu tulang menjadi tidak berfungsi. Pertolongan pertama yang perlu diberikan adalah menjaga agar tu­lang yang patah tidak banyak bergerak, misalnya de­ngan cara memasang bidai dan kemudian membebat­nya. Bila ada perdarahan dari luka, perlu diupayakan agar perdarahan tersebut dapat berhenti ata’u berku­rang, misalnya dengan menekan pembuluh darah di sebelah atas luka.
Dalam mengatasi fraktur, diambil berbagai tindak­an yang bertujuan untuk mengurangi gangguan ben­tuk, membatasi gerak pada bagian tulang yang terke­na, dan menjaga kelangsungan fungsi tulang dan sen­di. Gangguan bentuk dapat diperbaiki melalui ope­rasi, penarikan, atau pemakaian bebat. Untuk me­mantau perkembangan tulang, biasanya dilakukan pe­meriksaan radiografik. Pembatasan gerak pada ba­gian tulang yang patah ditujukan untuk mencegah ter­jadinya perubahan bentuk, mengurangi rasa sakit, dan mempercepat kesembuhan. Kelangsungan fungsi tu­lang dan sendi dijaga dengan cara melakukan rehabi­litasi sedini mungkin, yaitu dengan melatih otot-otot dan sendi agar tidak menjadi kaku karena istirahat dalam waktu yang cukup lama.
Bila fraktur tidak ditangani secara baik, maka da­pat terjadi berbagai komplikasi, misalnya infeksi, ke­rusakan pembuluh darah dan saraf, emboli lemak, tu­lang yang patah tidak menyambung dengan baik, dan kekakuan sendi.
 

PENGERTIAN FRAKTUR | ok-review | 4.5