PENGERTIAN FORT DE KOCK

By On Sunday, March 16th, 2014 Categories : Review

Sebuah benteng yang kini menja­di salah satu tempat wisata di dekat kota Bukittinggi, Sumatra Barat. Benteng ini didirikan oleh Kapten Baver pada tahun 1925 dan rampung setahun kemudian. Waktu pembangunan benteng itu selesai, yang men­jadi Komandan der Troepen, wakil Hindia Belanda di Bukittinggi, adalah Baron Hendrik Markus.
Benteng De Kock dibangun untuk mempertahan­kan kekuasaan penjajah Belanda terhadap serangan- serangan yang dilakukan oleh kaum Paderi di bawah pimpinan Tuanku Imam Bonjol. Perang Paderi me­letus di Sumatra Barat pada tahun 1821 dan baru berakhir tahun 1837. Pada masa perang itu, benteng tersebut beberapa kali diserang. Nama De Kock di­gunakan untuk benteng itu, karena jenderal itulah yang membuat rencana pembangunan benteng-ben­teng di Sumatra dan Pulau Jawa. Dalam menghadapi Perang Paderi maupun Perang Diponegoro, Jende­ral De Kock memakai strategi “Benteng Stelsel”.
Lokasi yang dipilih untuk mendirikan benteng itu adalah Bukit Jirek yang strategis. Sampai kini, parit- parit pertahanan di sekeliling benteng itu masih da­pat dilihat. Beberapa meriam kuno juga masih tersi­sa di sana.
Baca juga Paderi, Perang.

PENGERTIAN FORT DE KOCK | ok-review | 4.5