PENGERTIAN FORSEP

By On Sunday, March 16th, 2014 Categories : Review

Atau cunam, salah satu alat kebidanan  untuk membantu kelahiran dengan tarikan pada ke­pala bayi. Cunam terbuat dari logam, terdiri,atas se­pasang sendok yang dapat dipasang bersilang, dengan bagian depannya untuk memegang kepala bayi.
Bentuk bagian cunam yang memegang kepala bayi memiliki lengkungan yang dirancang sesuai dengan bentuk kepala bayi, sekaligus sesuai dengan bentuk panggul ibu. Pada bagian tengah atau leher cunam ter­dapat semacam kunci yang mengaitkan pasangan cunam.
Ada beberapa jenis cunam, yang dinamai sesuai dengan nama perancangnya. Cunam yang banyak di­gunakan di Indonesia adalah cunam Naegele, yang mempunyai lengkungan kepala, lengkungan panggul dan kunci di lehernya. Cunam Kjelland tidak mem­punyai lengkungan panggul, dengan bentuk kunci yang memungkinkan pasangan cunam bergeser seca­ra longitudinal satu dengan lainnya. Cunam Boerma tidak bertangkai, mudah dipasang namun daya tarik­annya kurang. Cunam Piper mempunyai leher pan­jang dan cocok untuk membantu kelahiran sungsang.
Pertolongan persalinan dengan menggunakan cu­nam dilakukan apabila keadaan ibu atau bayi memer­lukan penyelesaian kelahiran dalam waktu singkat, dan persyaratan pelaksanaannya memenuhi syarat. Misalnya, ibu menderita penyakit jantung sehingga ti­dak mampu meneran, atau ibu tidak sadar akibat eklamsi, atau pernah melahirkan dengan bedah sek- sio sesaria sebelumnya sehingga rahimnya dianggap mudah cedera. Dari pihak bayi dapat diambil contoh misalnya timbulnya tanda-tanda gawat janin sehing­ga bayi harus segera dilahirkan dan ditolong di luar kandungan ibunya.
Cunam sebagai alat bantu kebidanan hanya digu­nakan pada kelahiran yang tidak normal, baik dari pihak ibu maupun pihak bayinya. Persyaratan peng­gunaan cunam adalah lengkapnya pembukaan mulut rahim, ukuran terbesar kepala bayi telah melewati pin­tu masuk rongga panggul, kepala bayi berhasil dipe­gang oleh cunam, bayi masih hidup, dan ketuban te­lah pecah. Bila bayi telah mati dalam kandungan, umumnya tidak dilakukan penarikan dengan cunam.
Kesalahan dalam penggunaan cunam dapat me­nyebabkan terjadinya komplikasi pada ibu dan/atau bayinya. Pada ibu dapat terjadi komplikasi berupa robekan pada mulut rahim atau dinding jalan lahir (vagina), perdarahan, dan infeksi. Pada bayi, kom­plikasi yang paling berbahaya adalah patahnya tulang tengkorak dan perdarahan di dalam tengkorak dengan akibat bayi meninggal atau cacat.

PENGERTIAN FORSEP | ok-review | 4.5