PENGERTIAN FOOD AND AGRICULTURE ORGANIZATION

By On Sunday, March 16th, 2014 Categories : Review

Atau FAO, salah satu badan khusus Perserikatan Bangsa-bangsa. Organisasi ini didirikan pada tanggal 16 Oktober 1945 di Quebec, Kanada. Kantornya ber­pusat di Roma dengan kantor cabang di seluruh du­nia. Sampai tahun 1985, FAO beranggotakan 162 ne­gara, termasuk 34 negara yang merupakan anggota asli. Moto FAO adalah Fiat Panis – Let There Be Bread. Makanan adalah kebutuhan utama manusia. Dengan adanya makanan, dunia akan damai, baha­gia, dan makmur; dan tanpa makanan hidup manu­sia menjadi tidak harmonis. Karena itu tujuan utama FAO adalah membebaskan dunia dari kelaparan.
Tujuan dibentuknya organisasi ini adalah untuk meningkatkan gizi dan taraf hidup penduduk negara anggotanya; memperbaiki efisiensi produksi dan di­stribusi pangan serta hasil pertanian, kehutanan, mau­pun perikanan; memperbaiki kondisi pedesaan; serta membantu mengembangkan ekonomi dunia dan me­merangi kelaparan. Fungsi utamanya adalah sebagai badan pengembangan yang menyediakan saran dan bantuan teknis tentang semua aspek pangan dan per­tanian; sebagai pusat informasi yang mengumpulkan, menganalisis, dan menyebarkan informasi tentang pangan dan pertanian; sebagai pemberi saran atau pe­tunjuk tentang cara dan rancangan pertanian; dan se­bagai forum yang netral sehingga dapat memberikan kesempatan kepada setiap negara untuk bertemu dan berdiskusi tentang masalah pangan dan pertanian.
Indonesia menjadi anggota FAO pada tanggal 28 November 1949, namun kerja sama antara keduanya baru berjalan pada tahun 1950. Kerja sama tersebut berlanjut terus hingga sekarang. Sampai tahun 1985, FAO sudah memberikan bantuan ke Indonesia mela­lui lebih dari 300 proyek pengembangan, lebih dari 1.000 ahli dan konsultan yang bekerja pada proyek- proyek tersebut, dan ratusan juta dolar dana yang di­habiskan untuk membiayai pengembangan di bidang pertanian, perikanan, dan kehutanan. Indonesia ju­ga telah memberi bantuan kepada FAO, di antaranya banyak kebijaksanaan dan pertemuan perencanaan, konsultasi teknis, kursus latihan, dan komisi regional yang diadakan di Indonesia dengan sponsor FAO. Ruang lingkup kerja FAO di Indonesia antara lain (1) rencana kebijaksanaan – rencana proyek intinya per­tanian, peternakan, perikanan, perkebunan, kehutan­an, transmigrasi, dan koperasi; (2) penelitian dan pe­ngembangan – membantu lembaga dan program yang berhubungan dengan berbagai aspek pada beras, ba­han pangan sekunder, hortikultura, perkebunan, pe­rikanan, peternakan, kehutanan, sistem pertanian, manajemen air; (3) penyuluhan dan latihan – mengadakan lembaga pendidikan, latihan, dan penyuluhan,
serta sistem untuk pertanian, perikanan, kehutanan, transmigrasi, dan koperasi; (4) survai dan pengamat­an sumber daya – mengamati sumber daya lahan, ta­nah, dan air, perkebunan, irigasi dan transmigrasi, serta mengamati sumber daya inventarisasi hutan dan perikanan; (5) membangun berbagai lembaga – pro­gram transmigrasi, program pengembangan koperasi dan pengembangan pertanian kecil, lembaga peneli­tian dan pengembangan; (6) menyediakan proyek pe­nanaman modal – penanaman modal FAO memban­tu menyediakan secara langsung dalam identifikasi, persiapan, dan penaksiran penanaman modal, seper­ti plasma nutfah karet dan minyak kelapa, pengem­bangan kelapa rakyat, produksi biji padi dan bahan pangan sekunder, perikanan laut, pengembangan re­gional dan rural di daerah Indonesia Timur, bahan pangan sekunder, hortikultura, irigasi, pemukiman transmigrasi dan penelitian pertanian, pendidikan, latihan dan penyuluhan. Banyak proyek penanaman modal dikenal dan disiapkan sebagai proyek teknik; (7) pengembangan sumber daya manusia – meningkat­kan alih teknologi, keahlian teknis, dll.

PENGERTIAN FOOD AND AGRICULTURE ORGANIZATION | ok-review | 4.5