PENGERTIAN FLUTE

By On Saturday, March 15th, 2014 Categories : Review

Di Indonesia umumnya diartikan instrumen suling modern yang sekarang kebanyakan terbuat dari logam. Flute menyajikan suara sopran dan banyak di­gunakan dalam band, orkes, dan kelompok orkes instrumen tiup. Instrumen tiup ini berbentuk tabung silinder dengan panjang sekitar 60 sentimeter yang di­lengkapi tombol-tombol nada di salah satu ujungnya dan bagian peniup di ujung lain. Penekanan tombol ini akan menghasilkan nada berbeda. Flute mempu­nyai tiga oktaf.
Pada abad ke-2 SM alat ini telah dikenal di Yunani kuno dan Etruria, kemudian berkembang ke India, Cina, dan Jepang. Pada abad ke-12 alat ini telah ma­suk Eropa, tetapi baru pada pertengahan abad ke-17 flute dipakai dalam orkes, seperti pada lagu-lagu gu­bahan J. S. Bach.
Pada tahun 1832, Theobald Boehm, musikus Jer­man, menciptakan flute bentuk baru. Jarak antar- lubang yang dulu sama besar diganti dengan jarak yang proporsional sesuai dengan titi nadanya. Dia juga memperkenalkan tombol untuk menutup lubang su- Hng. Mula-mula orang enggan memakainya, tetapi la- na kelamaan instrumen tiup ini menjadi standar.
Ada berbagai instrumen tiup yang termasuk dalam keluarga flute, antara lain piccolo (dengan titi nada satu oktaf lebih tinggi dari flute), flute alto (di Inggris disebut flute bas) dengan titi nada G, flute bas (un­tuk contrabass) satu oktaf lebih rendah dari flute dan flute militer dalam berbagai ukuran dengan titi nada D mol dan A mol.

PENGERTIAN FLUTE | ok-review | 4.5