PENGERTIAN ESKALATOR

By On Tuesday, March 4th, 2014 Categories : Teknologi

Adalah tangga berjalan dengan pe­gangan tangan sebagai alat transportasi manusia dari lantai bawah ke lantai atas atau sebaliknya, pada se­buah gedung. Eskalator yang aman, nyaman, dan me­nyenangkan ini biasa dipasang di gedung-gedung ber­tingkat, seperti pertokoan, bandar udara, dan stasiun kereta api bawah tanah. Kata “escalator” sebenarnya adalah merek dagang tangga berjalan yang diciptakan oleh Otis Elevator Company— perusahaan yang memproduksi eskalator pertama kali di tahun 1899— tetapi masyarakat luas menggunakannya sebagai isti­lah umum.
Dengan kemiringan yang mencapai 30°, sebuah eskalator dapat membawa hingga 5.000 penumpang dalam satu jam, tergantung kecepatan, lebar, dan ke­padatan eskalator. Setelah diadakan standardisasi eskalator yang dirintis sejak tahun 1940 dengan tu­juan mempermudah penggunaannya di berbagai ma­cam gedung, eskalator bergerak dengan dua kecepat­an, 27 dan 36 meter per menit. Pusat pertokoan umumnya menggunakan kecepatan 27 meter per me­nit, sedangkan bandar udara memakai 36 meter per menit. Di Amerika Serikat, eskalator menggunakan standar lebar 81 dan 122 sentimeter.
Hak paten eskalator muncul pertama kali di Ame­rika Serikat pada tahun 1859, walaupun tidak diwu­judkan. Penemu bangsa Amerika, Jesse W. Reno dan Charles D. Seeberger menciptakan dua macam eska­lator sekitar 1890, dengan sudut kemiringan 25°. Otis Elevator Company membeli kedua paten itu, kemu­dian berhasil mewujudkannya dan dioperasikan per­tama kali di pabrik Otis, New York, pada tahun 1899. Eskalator pertama kali digunakan untuk umum pada sebuah pameran di Paris, pada tahun 1900.
 
Cara Kerja Eskalator.
Eskalator menyerupai ban berjalan dengan sederetan anak tangga. Alat ini ber­gerak dengan tenaga motor listrik dan beroperasi tan­pa operator. Setiap anak tangganya bertumpu pada sepasang roda yang berjalan di atas rel dan pada se­pasang pengait. Sepasang pengait yang terletak di ba­gian depan anak tangga ini, ditarik rantai yang ber­gerak mengelilingi dua roda gigi utama. Satu roda gi­gi terletak di bagian atas eskalator (lantai atas) dan yang lain terletak di bawah (lantai bawah).
Susunan tangganya terbentuk ketika kedudukan rantai pengait dan alur lintasan sejajar sehingga ben­tuk segitiga anak tangga, menonjol keluar. Pada ba­gian puncak dan dasar eskalator, lintasan rel berke­dudukan di bawah rantai sehingga menurunkan segi­tiga anak tangga menjadi landasan yang datar. Lan- dasan itu memungkinkan para pemakai untuk meng­injak dan meninggalkan eskalator tanpa tersandung. Eskalator cukup aman karena pegangan tangannya ikut berputar seirama dengan gerak anak tangga. Se­lain itu, permukaan anak tangganya yang beralur men­cegah kemungkinan terpelesetnya pemakai. Pemutus arus otomatis juga akan menghentikan motor listrik, jika ada sesuatu yang terjepit di anak tangga atau ji­ka rantai penarik putus. Tetapi kadang-kadang ma­sih terjadi kecelakaan yang mengakibatkan terjepit­nya jari tangan atau kaki, sedangkan motor masih berputar. Untuk mengatasi hal ini, umumnya di ba­gian bawah eskalator dipasang tombol darurat untuk menghentikan putaran.

PENGERTIAN ESKALATOR | ok-review | 4.5