PENGERTIAN EMPIRIS

By On Thursday, February 27th, 2014 Categories : Filsafat

Artinya bersifat nyata dalam pengalaman. Dalam ilmu pengetahuan, istilah ini menunjuk kepa­da pengalaman nyata yang didasarkan atas kesan yang dapat ditangkap dengan panca indera atau berasal dari kesan demikian, melalui logika induktif. Suatu paham yang menyatakan bahwa hanya kesan yang ditangkap melalui panca indera sajalah satu-satunya sumber pe­ngetahuan disebut empirisisme. Paham filsafat seperti ini kadang-kadang dipakai untuk menolak penting­nya teori. Paham ini bertolak dari pandangan bahwa sumber kebenaran adalah fakta. Hal ini semula me­rupakan reaksi terhadap pandangan yang menyata­kan bahwa sumber kebenaran ilmiah adalah rasio atau penalaran melalui logika deduktif, yang kadang- kadang mengabaikan apakah sesuatu memiliki wujud nyata dalam pengalaman atau tidak.
Di dalam penelitian ilmiah, filsafat empirisisme me­nekankan pentingnya pengamatan dan percobaan. Suatu pernyataan dianggap benar apabila isi yang di­kandungnya mempunyai manifestasi empiris, yaitu perwujudan nyata dalam pengalaman. Pandangan deduktif-rasional menekankan bahwa suatu pernyata­an dianggap benar apabila pernyataan itu secara lo­gis konsisten dengan pernyataan-pernyataan sebelum­nya yang telah dianggap benar.
Namun sekarang pada umumnya telah terdapat ke­sepakatan bahwa dalam kegiatan keilmuan, baik lo­gika deduktif-rasional maupun logika induktif-empiris merupakan persyaratan yang harus dipenuhi sebagai kriteria kebenaran ilmiah.

PENGERTIAN EMPIRIS | ok-review | 4.5