PENGERTIAN EMFISEMA

By On Thursday, February 27th, 2014 Categories : Kesehatan

Penyakit paru-paru yang bercirikan ada kerusakan menetap pada kantong-kantong udara halus atau alveoli di paru-paru. Penyakit ini mengakibatkan alveoli melebar, disertai kerusakan pa­da dinding paru-paru. Dengan demikian, elastisitas paru-paru berkurang dan paru-paru menggelembung terlalu besar sehingga fungsinya mengalami pengham­batan. Penderita penyakit ini menunjukkan gejala se­sak napas, karena mengalami hambatan dalam me­ngeluarkan udara pada saat bernapas. Perokok dan orang yang tinggal atau bekerja dalam lingkungan yang udaranya tercemar, berpeluang besar terkena pe­nyakit ini.
Beberapa faktor penyebab emfisema antara lain pe­radangan pada bronkus paru atau cabang-cabangnya dan atrofi bronkus. Peradangan bronkus paru antara lain disebabkan oleh asap rokok, atau pencemaran udara lainnya, sedangkan atrofi bronkus terjadi pa­da proses penuaan.
Dikenal beberapa macam emficcma yang dibeda­kan menurut lokasi perubahannya di alveolus, tem­pat terjadinya pertukaran gas.
Emfisema sentrilobular ditemukan 20 kali lebih banyak daripada emfisema panlobular. Kedua jenis emfisema ini meningkat jumlahnya dengan mening­katnya usia, yang agaknya sepadan dengan isapan ber­kepanjangan polutan udara, terutama asap rokok. Dari berbagai partikel dan gas yang terdapat di da­lam asap rokok selain karbon monoksida, nitrogen oksida, sulfur dioksida, hidrokarbon, unsur radio­aktif, dan lain-lain, yang berkaitan penting dengan emfisema ialah kadmium. Dalam jumlah sangat ke­cil pun, kadmium ini telah terbukti dapat menimbul­kan berbagai perubahan serupa emfisema pada ber­bagai jenis binatang.

PENGERTIAN EMFISEMA | ok-review | 4.5