PENGERTIAN EKONOMI SISI PENAWARAN

By On Thursday, January 23rd, 2014 Categories : Ekonomi

SUPPLY-SIDE ECONOMICS / EKONOMI SISI PENAWARAN adalah cabang dari analisis ekonomi yang berkaitan dengan kemampuan produksi dari sebuah perekonomian (PRODUK NASIONAL BRUTO POTENSIAL (POTENTIAL GROSS NATIONAL PRODUCT)) dan dengan kebijakan-kebijakan yang berusaha untuk memperluas persediaan faktor-faktor produksi, dan untuk meningkatkan fleksibilitas pasar- pasar faktor sehingga memungkinkan untuk menghasilka output yang semaksimal mungkin untuk suatu tingkat PERMINTAAN AGREGAT (AGGREGATE DEMAND) tertentu. Para ahli ekonomi sisi penawaran telah mempelajari kekakuan institusi dalam pasar-pasar faktor dan dampak dari harga faktor yang lebih tinggi dalam “penetapan harga masyarakat yang tidak bekerja”. Hal ini telah mengakibatkan para ahli tersebut mempersalahkan aktivitas serikat-serikat dagang dalam pasar tenaga kerja, atas dasar bahwa serikat-serikat dagang tersebut mengenakan PRAKTEK-PRAKTEK TENAGA KERJA TERBATAS (RESTRICTIVE LABOUR PRANTICES) (seperti batas penggunaan tenaga manusia yang berlebihan dan batas-batas pemisah) dan mendorong TINGKAT UPAH (WAGE RATES) ke atas pada tingkat yang melebihi PRODUKTIVITAS PENDAPATAN MARGINAL (MARGINALL-REVENUE PRODUCTIVITY) dari para pekerja yang bersangkutan, sehingga akan membatasi pekerjaan-pekerjaan potensial dan menvebahkan INFLASI YANG DIDORONG BIAYA (COST-ITS INFLATION). Pandangan tersebut juga telah mendorong para ahli ekonomi sisi penawaran untuk mempersalahkan sistem JAMINAN SOSIAL (SOCIAL-SECURITY BENEFITS) dan sistem PAJAK PROGRESIF (PROGGRESIVE-TAXATION) yang menciptakan suatu PERANGKAP KEMISKINAN (POVERTY TRAP) yang menjadi suatu penyebab enggannya angkatan kerja yang menganggur untuk menerima pekerjaan-pekerjaan yang dibayar rendah. Dalam arti yang lebih luas, ilmu ekonomi sisi penawaran telah tertarik dengan cara bagaimana TABEL PENAWARAN AGREGAT (AGGREGATE SUPPLY SCHEDULE) dapat digeser ke arah luas, sehinga memungkinkan untuk menghasilkan lebih banyak output untuk diproduksi sebagai jawaban atas permintaan agregat tanpa meningkatkan HARGA (PRJCE).
Pemerintah mungkin dapat menggunakan kebijakan sisi penawaran untuk meningkatkan persediaan faktor-faktor produksi dan untuk meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya, dengan meningkatkan fleksibilitas pasar-pasar dalam menanggapi perubahan-perubahan permintaan. Kebijakan-kebijakan ini mencakup pengurangan pajak dan disinsentif kerja lainnya untuk meningkatkan tingkat partisipasi tenaga kerja; insentif keuangan untuk meningkatkan investasi modal dalam pabrik dan perlengkapannya serta meningkatkan investasi yang sama dalam penemuan dan pengembangan proses dan produk; pendidikan dan kebijakan pelatihan untuk meningkatkan keahlian yang diperlukan; persaingan yang lebih besar dalam sektor keuangan untuk meningkatkan efisiensi pasar modal; swastanisasi dan mengurangi pengendalian pemerintah atas industri (deregulasi) untuk mendorong efisiensi industri; dukungan kebijakan regional, akomodasi yang disewakan oleh swasta dan pensiun yang mudah dipindahkan untuk mendorong mobilitas tenaga kerja; tarif pajak yang lebih rendah dan tunjangan hari tua yang diubah yang memberikan insentif untuk bekerja lebih keras dan mengambil risiko; pengekangan terhadap kekuasaan serikat dagang untuk meningkatkan fleksibilitas pasar tenaga kerja; kepemilikan saham yang lebih luas dan bantuan untuk pekeija yang bekeija untuk diri sendiri dalam rangka meningkatkan budaya kew7iraswastaan. Ukuran-ukuran ini dapat membantu meningkatkan pertumbuhan perekonomian dan menurunkan pengangguran. Lihat juga NEGATIVE INCOME TAX, PROFIT-RELATED PAY, LAFFER CURVE.

PENGERTIAN EKONOMI SISI PENAWARAN | ok-review | 4.5