PENGERTIAN DIGITALIS

By On Friday, February 21st, 2014 Categories : Review

Suatu jenis tumbuhan terna yang tumbuh tegak atau berupa perdu. Tingginya 60—180 sentimeter. Tumbuhan ini berasal dari Eropa. Di Jawa, tanaman ini hidup di ketinggian lebih dari 1.800 meter di atas permukaan laut. Batangnya bersegi, daunnya bundar telur, dengan tangkai daun bersayap. Perbungaannya berupa tandan. Bunganya bentuk tabung, berwarna ungu, dan berukuran 4— 5,5 sentimeter. Tanaman ini mengandung beberapa bahan kimia, antara lain senyawa glikosida, digoksin, gitoksin, dan dilanana.
Dalam farmakologi, istilah digitalis dipakai untuk sekelompok obat yang mempunyai efek khusus terhadap otot jantung, yaitu memperkuat kontraksi otot jantung. Obat ini terutama digunakan pada penyakit gagal jantung. Digitalis umumnya berasal dari tumbuh-tumbuhan. Selain D. purpurea, maka D. lanata, Strophantus gratus, S. kombe, dan Urginea maritima, juga merupakan sumber obat digitalis. Lihat juga GAGAL JANTUNG.
Pada keadaan gagal jantung, jantung tidak mampu memompa darah ke seluruh tubuh dalam jumlah yang mencukupi kebutuhan. Digitalis dapat memperkuat kontraksi otot jantung sehingga lebih banyak darah yang dipompakan. Dengan demikian kebutuhan darah di jaringan tubuh dapat dipenuhi, sehingga oksigenasi pada jaringan membaik. Perbaikan terlihat dengan berkurangnya sesak napas dan menurunnya frekuensi denyut jantung, karena digitalis sendiri juga mempunyai khasiat menurunkan frekuensi denyut jantung. Namun di samping memperbaiki kontraksi jantung, digitalis juga dapat menimbulkan berbagai macam gangguan irama jantung. Hal ini sangat mudah terjadi bila dosis berlebihan. Digitalis termasuk salah satu obat yang rentangan dosisnya sempit, artinya jarak antara dosis pengobatan dan dosis yang menimbulkan keracunan sangat dekat.
Dulu digitalis merupakan obat utama pada gagal jantung, tetapi sekarang pengobatannya diawali dengan mengurangi beban jantung. Hal ini dilakukan antara lain dengan membuang lebih banyak cairan tubuh dengan menggunakan diuretik, dan melebarkan pembuluh darah dengan menggunakan obat vasodilator, sedangkan digitalis tidak selalu diperlukan. Hanya pada gagal jantung yang disertai gangguan irama jantung jenis tertentu, digitalis digunakan sebagai obat utama. Diuretik dan vasodilator dalam keadaan ini tetap diperlukan. Pada gagal jantung akut sering diberikan digitalis dalam dosis tinggi. Tindakan ini dikenal dengan istilah digitalisasi dan obat biasanya diberikan dengan melalui suntikan. Pada pemakaian jangka panjang, digitalis diberikan dalam bentuk tablet. Merek dagang yang banyak beredar antara lain Cedilanid dan Digoksine.
Klasifikasi Ilmiah. Digitalis purpurea termasuk suku Scrophulariaceae (kukurang-kukurangan).

PENGERTIAN DIGITALIS | ok-review | 4.5