PENGERTIAN DIDONG

By On Friday, February 21st, 2014 Categories : Antropologi

Suatu kesenian tradisional yang popular di Aceh Tengah, dibawakan secara vokal oleh 30—40 pria yang duduk bersila dalam suatu lingkaran. Nyanyian diiringi dengan tepuk tangan secara berirama. Setiap pemain memegang sebuah bantal-tepok (bantal dengan ukuran 20 x 40 sentimeter, tebal 4 sentimeter, dihiasi rumbai warna menyala). Dengan mengayunkan bantal di tangan kiri secara serempak ke atas atau ke depan setiap kali menjelang tepuk tangan, para pemain menimbulkan permainan gerak yang mengasyikkan.
Dalam suatu kelompok didong, terdapat beberapa kelompok dengan fungsi masing-masing. Kelompok lengkap yang disebut Ceh Kul atau Ceh Satu, berfungsi sebagai penyerang dan pembalas sindiran kelompok lawan. Ada juga Ceh Due dan Ceh Tige, yang terdiri atas satu orang, dengan tugas secara bergantian memberi penerangan atau hal-hal lain dalam nyanyiannya. Kadang-kadang ada Ceh-ceh lain yang bertugas sebagai pemberi selingan yang diwarnai humor.
Dalam pertandingan didong, setiap kelompok berusaha untuk menunjukkan kelebihan akan kekayaan irama, kecekatan menyusun kata-kata dan pantun secara puitis, serta kekompakan gerak dan tepuk tangan. Ada juga ciri pembawaan khas lagu Gayo yang disebut Sintak, yaitu pembawaan lagu dengan pengucapan memanjang (Jangin) dan terputus-putus (Guk) secara serempak dan berirama. Ciri ini akan menentukan kekuatan kelompok. Keberhasilan kelompok ditandai dengan gemuruh tepuk tangan penonton. Dewan juri biasanya tokoh dan pemuka masyarakat yang menilai peserta.
Didong ditampilkan juga pada upacara perkawinan, panen, perayaan hari nasional, dan perayaan agama Islam. Sering juga acara itu digunakan untuk mencari dana sosial.
Didong dibedakan menjadi: didong Sedenge, dari masa sebelum Belanda di Aceh; didong Pudaha, dari masa Belanda di Aceh sampai munculnya Jepang; didong Besilo, dari masa kemerdekaan sampai sekarang. Bahkan sekarang muncul didong Banan atau Beberu yang semua pemainnya anak gadis.

PENGERTIAN DIDONG | ok-review | 4.5