PENGERTIAN DESKRIPSI

By On Thursday, February 20th, 2014 Categories : Sosiologi

Dalam bahasa sehari-hari, berarti usaha menggambarkan suatu barang atau hal sehingga barang dan hal itu seolah-olah berada di depan mata pembaca atau orang yang diajak bicara. Ada dua macam deskripsi, sugestif dan ekspositoris. Deskripsi sugestif adalah penyampaian pengalaman kepada orang sehingga memungkinkan orang itu menciptakan kesan dan interpretasi atas apa yang disampaikan. Deskripsi menggambarkan ciri, sifat, dan watak sehingga dapat diciptakan sugesti tertentu kepada orang lain. Deskripsi menciptakan suatu bayangan tentang objek melalui imajinasi pembaca atau orang yang diajak bicara.
Deskripsi teknis atau ekspositoris bertujuan memberikan identifikasi atau informasi mengenai objek¬nya sehingga orang lain dapat mengenalnya bila bertemu atau berhadapan dengan objek tersebut. Deskripsi macam ini tidak berusaha menciptakan kesan atau imajinasi pada diri pembaca.
Dalam dunia ilmu, deskripsi adalah langkah atau tahap penyelidikan ilmiah yang berupa pencatatan data tentang suatu penelitian atau pengamatan dengan bantuan suatu sistem penandaan tertentu yang telah diterima dalam dunia ilmu. Deskripsi dapat dibuat dengan bahasa biasa, dengan perangkaan dan cara khusus yang digunakan dalam bahasa ilmu (simbol, matriks, diagram, dll). Jadi deskripsi dapat dikatakan tahap persiapan menuju penyelidikan teoretis tentang suatu objek. Dalam bidang ilmu, deskripsi berhubungan erat dengan eksplanasi. Tanpa suatu deskripsi tak dapat diterangkan suatu fakta; sebaliknya deskripsi tanpa suatu eksplanasi tak memenuhi syarat sebuah ilmu. Bahkan kaum Positivis, misalnya Mach, Pearson, menegaskan bahwa hakikat tugas ilmu adalah ‘deskripsi murni fakta-fakta’.

PENGERTIAN DESKRIPSI | ok-review | 4.5