PENGERTIAN DESINFEKSI

By On Thursday, February 20th, 2014 Categories : Kesehatan

Proses penyucihamaan, dilakukan dengan membunuh mikroorganisme patogen. Bahan yang digunakan disebut desinfektan. Bila sistem itu tubuh manusia atau hewan, biasa digunakan istilah antiseptik bagi obatnya. Iod yang terikat pada suatu polimer polivinilpirolidon disebut antiseptik bila larutan ini dioleskan pada kulit seorang pasien, tetapi disebut desinfektan bila disemprotkan pada dinding kandang ternak, misalnya. Desinfeksi terhadap air kotor dilakukan dengan me-nyaring air itu, dan kemudian membunuh mikroorganisme patogen dengan klor, misalnya. Proses ini juga disebut klorinasi. Molekul Cl: akan bereaksi dengan air membentuk ion hipoklorit (OC1 ). Dapat juga digunakan garam natrium hipoklorit (NaOCl), atau kaporit, yakni garam kalsium hipoklorit klorida (CaOCl2).
Setelah dibubuhi klor, air akan mengandung tiga bentuk klor yang berguna untuk desinfeksi, yaitu HOC1 (asam hipoklorida), OCl (ion hipoklorit), dan Ch (klor molekul). Ketiganya dikenal sebagai klor aktif yang akan bereaksi dengan zat-zat organik maupun anorganik sambil mengoksidasi. Bila klor bersenyawa dengan amonia atau amina akan terbentuk kloramina (disebut klor terikat), yang juga masih mempunyai daya desinfeksi, yaitu: NH2CI (monokloramina), NHCI2 (dikloramina) dan NCI3 (trikloramina).
Setelah itu, unsur kimia yang masih terdapat dalam air adalah amonia bebas (diizinkan maksimum 0,05 ppm), nitrat (maksimum 5 miligram/liter), oksigen terlarut (minimum 6 miligram/liter); sementara itu nilai BOD diizinkan maksimum 6 miligram/liter.
Hasil studi memperlihatkan bahwa klor yang paling banyak digunakan sebagai desinfektan ternyata dapat menimbulkan kanker rektum dan kandung kemih. Desinfektan lain, seperti ozon atau klor dioksida, dapat juga digunakan untuk membunuh bakteri. Tetapi cara ini lebih mahal.

PENGERTIAN DESINFEKSI | ok-review | 4.5