PENGERTIAN DESA

By On Thursday, February 20th, 2014 Categories : Antropologi

Menurut definisi resmi dalam Undang-undang no. 5 tahun 1979, adalah “suatu wilayah yang ditempati oleh sejumlah penduduk sebagai kesatuan masyarakat, termasuk kesatuan masyarakat hukum, yang mempunyai organisasi pemerintahan terendah langsung di bawah camat dan berhak menyelenggarakan rumah tangganya sendiri, dalam ikatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.” Inilah pengertian desa menurut pandangan administrasi pemerintah. Ahli sosiologi lebih memusatkan perhatiannya pada “masyarakat desa” sebagai suatu unit sosial, yaitu sekelompok manusia yang hidup bermukim secara menetap dalam wilayah tertentu, yang tidak selalu sama dengan wilayah administrasi setempat, dan mencakup tanah pertanian yang kadang-kadang dikuasai secara bersama.
Beberapa ciri umum desa yang universal sifatnya: desa pada umumnya terletak di atau sangat dekat dengan pusat wilayah usaha tani; {b) dalam wilayah itu, pertanian merupakan kegiatan ekonomi yang dominan; (c) karenanya, faktor penguasaan tanah menentukan corak kehidupan masyarakatnya; {d) tidak seperti di kota atau kota besar, yang sebagian besar penduduknya merupakan pendatang, populasi penduduk desa lebih bersifat “terganti dari dirinya sendiri”; (e) kontrol sosial bersifat personal atau pribadi dalam bentuk tatap muka; (f) desa mempunyai ikatan social yang relatif lebih ketat daripada di kota.

PENGERTIAN DESA | ok-review | 4.5