PENGERTIAN DENG XIAOPING

By On Thursday, February 20th, 2014 Categories : Antropologi

Dalam ejaan Cina lama Teng Hsiao-Ping, pemimpin terkuat Cina Komunis yang muncul setelah terjadi perebutan kekuasaan sepeninggal Mao Zedong (1976). Deng adalah pendorong utama gerakan perbaikan hubungan dengan dunia Barat setelah puluhan tahun Cina menutup diri dari percaturan politik internasional. Di bawah kepemimpinannya, RRC menjadi lebih demokratis dan perekonomiannya lebih maju. Deng lahir di Propinsi Sichwan (Szechwan). Setelah menamatkan pendidikan menengah di Perancis (1921-1924) dan pendidikan (1925-1926), Deng kembali ke Cina. Ia lalu ikut memimpin gerakan komunis di wilayah Cina selatan, dan ikut dalam Long March (1934-1935). Kariernya naik pesat setelah kaum komunis berkuasa di Cina. Tahun 1955, ia diangkat menjadi anggota politbiro. Tahun 1956, ia menduduki jabatan tertinggi, yaitu Sekretaris Jenderal Partai Komunis Cina (PKC). Ketika Revolusi Kebudayaan berlangsung (1966-1969), Deng dicopot dari semua kedudukannya. Ia kembali berkuasa tahun 1973. Menjelang tahun 1975, ia menjadi Wakil Perdana Menteri, Wakil Ketua PKC, dan Kepala Angkatan Bersenjata. Sewaktu Zhou Enlai meninggal dunia tahun 1976, ia digulingkan oleh komplotan yang dipimpin oleh janda Mao Zedong, Jiang Qing. Tetapi, tahun 1977, Deng menerima kembali semua jabatan yang dulu direbut dari tangannya. Tahun 1980, untuk memaksa mundurnya tokoh-tokoh tua yang konservatif, ia mengundurkan diri dari jabatan eksekutif. Walaupun demikian, Deng Xiaoping tetap merupakan orang terkuat di Cina.

PENGERTIAN DENG XIAOPING | ok-review | 4.5