PENGERTIAN DENDANG

By On Thursday, February 20th, 2014 Categories : Antropologi

Seni suara vokal daerah Sumatra Barat. Dendang berasal dari kata den indang, berarti “saya asuh”. Dalam mengasuh, orang mengayunkan anak sambil merayu. Kata rayuan tersebut diulang-ulang dengan irama tertentu yang kemudian berkembang menjadi suatu dendang. Tak diketahui kapan dendang muncul pertama kali.
Berdasarkan daerahnya, dendang terbagi atas empat bagian: dendang Luhak Tanah Datar, dendang Luhak Agam, dendang Luhak Lima Puluh Kota, dan dendang daerah pesisir. Ketiga dendang pertama disebut dendang darek (darat), sedangkan dendang keempat disebut dendang pesisir. Perbedaan keduanya terletak pada tangga nadanya. Berdasarkan iramanya, dendang terbagi atas: (1) dendang ratok yang membawakan lagu berirama sedih seperti ratapan kematian dan kemalangan lainnya; (2) dendang kaba, membawakan lagu irama kaba berisikan cerita rakyat atau kaba; (3) dendang tari, yang berirama lagu pengiring tarian, biasanya bersifat gembira; (4) dendang Salawat Talam dengan irama Padang Pasir (Arab); dan (5) dendang indang yang berfungsi sebagai pengiring lagu berindang, semacam permainan berbalas pantun yang dinyanyikan.
Semua jenis alat musik tradisional daerah Minangkabau dapat mengiringi dendang lagu, asal dendang lagu itu sesuai dengan irama, jenis, dan sifat alat musik tersebut. Alat musik seperti bansi, saluang, calempoang, serunai dapat mengiringi suatu dendang lagu tanpa alat musik lainnya, tetapi ada juga alat musik yang tak dapat membawakan irama melodi suatu la-gu seperti dol, adok, tansa, rebana, gendang, sehingga alat musik tersebut hanya berfungsi sebagai pengiring.

PENGERTIAN DENDANG | ok-review | 4.5