PENGERTIAN DEMONSTRASI

By On Thursday, February 20th, 2014 Categories : Antropologi

Secara harfiah berarti pertunjukan suatu keahlian. Dalam kehidupan politik, demonstrasi diartikan sebagai usaha sekelompok orang untuk menyatakan kritik atau ketidaksetujuan mereka terhadap suatu kebijaksanaan pihak pemerintah. Oleh karenanya, demonstrasi ini biasanya dilakukan oleh orang yang ada di luar pemerintahan (eksekutif). Demostrasi sering terjadi di negara yang menganut sistem politik demokrasi parlementer seperti di negara-negara Barat. Sebagai contoh, demonstrasi kelompok Green Peace di Inggris, Perancis, Jerman Barat, Australia, Amerika Serikat, atau negara-negara Barat lainnya, yang menentang kebijakan nuklir pemerintah atau kebijakan industri yang membawa dampak pencemaran lingkungan.
Hal semacam itu umumnya tidak terjadi di negara sedang berkembang dan negara komunis. Di negara baru atau negara sedang berkembang, yang kesadaran politik rakyatnya masih rendah, demonstrasi sering menimbulkan ekses negatif, seperti pengrusakan gedung, perkelahian, pembunuhan, yang sangat membahayakan stabilitas keamanan dan mengakibatkan kekacauan. Sementara itu di negara-negara komunis, semua rakyat harus loyal kepada kebijakan Partai Komunis yang berkuasa. Partai tidak mentolerir kekuatan lain yang menentang. Mereka yang menentang akan dicap kelompok reaksioner dan ditangkap. Tetapi perkembangan di negara-negara komunis mulai melunakkan sikap mereka kepada berbagai kritik. Di Polandia, misalnya, dan bahkan di Uni Soviet yang dipimpin Mikhael Gorbachev, demonstrasi tampak sudah mulai diberi hak hidup.

PENGERTIAN DEMONSTRASI | ok-review | 4.5