PENGERTIAN CEREBRAL PALSY

By On Friday, November 22nd, 2013 Categories : Kesehatan

CEREBRAL PALSY suatu kelainan saraf akibat rusaknya otak yang menyebabkan terganggunya koordinasi dan kontrol terhadap otot-otot. Biasanya kelainan ini sudah tampak jelas pada masa bayi atau usia yang sangat muda. Mungkin pendengaran dan wicara anak tersebut ikut terganggu, demikian juga perkembangan mentalnya.
Diperkirakan 6 di antara setiap 100.000 orang menderita kelainan ini. Dua di antara enam penderita tersebut berinteligensi rendah. Kerusakan otak di sini mungkin terjadi karena penyakit keturunan, bawaan, atau persalinan. Kelainan ini dapat pula disebabkan oleh penyakit, gangguan pertumbuhan, dll. Setelah kelahiran, berbagai sebab dapat menimbulkan kelainan tersebut, misalnya infeksi, penyakit pembuluh darah, atau kecelakaan benturan pada kepala.
Kerusakan dapat terjadi di daerah otak manapun juga, sehingga terdapat berbagai tipe kelainan ini. Kerusakan daerah motorik otak yang mengendalikan gerakan akan menimbulkan kelainan tipe spastik. Pada keadaan ini otot-otot tubuh selalu tegang dan aktivitas refleks meningkat. Tipe ini paling banyak ditemukan dan meliputi separo dari kasus yang timbul. Bentuk lainnya adalah tipe atetoid. Di sini gerakan otot penderita tidak terorganisasi, sehingga lengan dan tungkai bergerak dengan tidak mengikuti kehendak ke berbagai arah. Bentuk lain lagi, tipe ataksik, hanya sedikit ditemukan. Penderitanya mengalami gangguan keseimbangan, sehingga mereka sering jatuh. Bentuk lain, tipe tremor, diikuti gemetaran pada tangan atau kaki. Kelainan pada fungsi luhur mengakibatkan kemunduran mental, dll.
Tujuan utama pengobatan cerebral palsy adalah mempertahankan dan memperbaiki fungsi pasien, misalnya melalui terapi fisik, terapi pekerjaan, terapi wicara, dan konsultasi sosial serta psikologis. Kalau perlu, dapat digunakan alat-alat bantu yang menopang kehidupan sehari-hari pasien. Kadang-kadang diperlukan tindakan bedah. Terapi fisik meliputi program latihan untuk mencegah kekakuan otot dan sendi yang permanen serta mengusahakan perbaikan kekuatan, pengendalian dan koordinasi otot. Latihan ini harus dilakukan terus-menerus. Keluarga pasien sangat berperan. Konsultasi psikologis sangat bermanfaat untuk membantu penderita agar dapat menyesuaikan diri terhadap keadaannya.

PENGERTIAN CEREBRAL PALSY | ok-review | 4.5