PENGERTIAN CARGO CULT

By On Friday, November 15th, 2013 Categories : Antropologi

CARGO CULT, atau Gerakan Cargo, pada suku bangsa penduduk Irian Jaya, Papua Nugini, dan Melanesia, adalah gerakan yang timbul dalam masa krisis sosial yang sangat penting sehingga menimbulkan perubahan dasar yang besar. Gerakan ini didasari keyakinan bahwa akali tiba suatu masa bahagia, ketika segala kesengsaraan akan hilang. Akan datang seorang pemimpin atau ratu adil yang akan menyebabkan datangnya kembali jaman bahagia itu. Gerakan ini mempunyai upacara yang mengandung ciri keagamaan. Upacara didasari ajaran seorang guru, yang sering menamakan diri pesuruh dewa atau Tuhan.
Di Irian Jaya, gerakan-gerakan cargo ini timbul sebagai reaksi warga masyarakat terhadap kedatangan orang kulit putih semasa pemerintahan kolonial Belanda. Kedatangan orang asing tersebut menyebabkan adanya perubahan yang mengakibatkan rasa kurang puas sebagian warga masyarakat. Timbul rasa cemburu terhadap kemewahan dan kemajuan besar yang, menurut pandangan penduduk asli, seolah-olah hanya dimiliki oleh orang kulit putih. Kemewahan yang dimaksudkan antara lain adalah barang-barang muatan kapal besar {cargo), yang sering didatangkan untuk kepentingan orang kulit putih pada waktu itu.
Dalam upacara-upacaranya, para pengikut melakukan tarian dan nyanyian bersama yang memuncak pada keadaan trance. Dalam keadaan tidak sadar seperti itulah mereka mengkhayalkan datangnya masa bahagia. Kadang kala, para pengikut merusak milik mereka sendiri dengan harapan bahwa dengan demikian kekayaan dari negara bahagia akan datang lebih cepat. Pada jaman bahagia itu, roh-roh nenek moyang akan kembali dengan membawa adat istiadat lama yang belum dikacaukan oleh modernisasi. Sering kali aspek politik menyebabkan gerakan-gerakan cargo ini menjadi gerakan kemerdekaan melawan penjajah. Peristiwa gerakan cargo yang paling tua di Irian Jaya adalah gerakan Koreri, yang terjadi pada tahun 1861 di Biak, Teluk Cenderawasih. Dalam waktu hampir 100 tahun, sampai dengan tahun 1960-an, telah terjadi lebih kurang 28’peristiwa cargo di Irian Jaya, terutama Irian bagian timur.

PENGERTIAN CARGO CULT | ok-review | 4.5