PENGERTIAN CANTING

By On Friday, November 15th, 2013 Categories : Ilmu Alam

CANTING suatu kerabat burung pengisap madu. Makanan utamanya madu, serangga, dan kadang- kadang buah lunak tertentu. Paruhnya yang melengkung digunakan untuk mengisap madu dari bunga. Ujung paruhnya bergerigi dan digunakan untuk menangkap serangga yang sedang terbang. Warna bulu jantan mengkilap, sedangkan yang betina lebih suram. Canting hidup menyendiri dan berpasangan. Walaupun hidupnya tidak berkelompok, burung ini sering ditemukan dalam jumlah banyak pada pohon kesukaannya yang sedang berbunga. Canting Cokelat hidup di hutan. Kadang-kadang burung ini ditemukan di kebun, baik di dataran rendah maupun pegunungan. Penyebarannya cukup luas, mulai dari Nepal hingga ke sebelah barat Cina, Kepulauan Sunda Besar, dan Asia Tenggara, pada ketinggian kurang dari 1.000 meter. Pada burung jantan, kerongkongan dan dadanya berwarna cokelat, tubuhnya hijau metalik, dan perutnya hijau kekuningan. Warna bulu yang betina mirip dengan yang jantan, hanya secara keseluruhan lebih pucat. Betinanya biasa bertelur dua butir. Canting Khaki terdapat di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, Semenanjung Malaya, dan Thailand bagian selatan. Di Indonesia, burung ini banyak ditemukan di rimba dan hutan sekunder Sumatra dan Kalimantan. Tubuhnya hijau kecokelatan, sedangkan kerongkongan, dada, dan perutnya berwarna khaki. Burung yang jantan dapat dioedakan karena pada dahinya terdapat warna hijau metalik.
Canting Pisangga tersebar di Indonesia (Sumatra dan Kalimantan) hingga Semenanjung Malaya, Thailand, dan Burma. Pada burung jantan, kerongkongannya berwarna pisangga dan bersisik ungu metalik. bagian atas berwarna cokelat kemerahan hijau. Bagian bawahnya berwarna hijau kecokelatan dan agak kekuningan pada perut. Warna tubuh bagian atas pada betina hijau kecokelatan, sedangkan bagian bawahnya hijau kekuningan. Pada leher dan dada kadang-kadang terdapat bintik jingga. Canting Tengguli hidup di kebun, hutan bakau, hutan sekunder, atau semak-semak pantai Asia Tenggara. Di Indonesia, daerah sebarannya meliputi Sumatra, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi. Pada masa v: kembang biak, betinanya akan bertelur sebanyak dua butir dalam sarang rumput kering, serat tanaman, atau ranting cemara. Sarang itu dibuat di atas pohon setinggi 1— 15 meter. Kerongkongan burung jantan berwarna tengguli. Sayap dan bulu ekor bagian atas berwarna cokelat. Pada bahu dan pangkal ekornya terdapat noda ungu metalik. Kepala, punggung, dan tengkuknya berwarna hijau metalik. Canting tengguli betina agak berbeda, karena ada warna kuning cerah pada bagian bawah tubuhnya.

PENGERTIAN CANTING | ok-review | 4.5