PENGERTIAN CAMPERLING

By On Tuesday, October 29th, 2013 Categories : Ilmu Alam

CAMPERLING suatu jenis burung yang seluruh tubuhnya ditutupi oleh bulu hitam metalik. Bulu burung jantan lebih mengkilap daripada yang betina. Panjang tubuhnya 20—25 sentimeter, dengan panjang ekor sekitar sepertiga panjang tubuhnya. Paruhnya pendek, runcing, dan kuat. Selain sebagai alat pematuk pakan, paruh ini juga berguna sebagai alat untuk melubangi pohon. Kakinya panjang dan tajam. Paruh, mata, dan kakinya berwarna hitam.
Di seluruh dunia, marga camperling beranggotakan sekitar 104 jenis, 18 jenis di antaranya terdapat di Asia Tenggara. Marga ini tersebar di seluruh kawasan Indonesia. Burung-burung tersebut menghuni daerah perkotaan, perkebunan, hutan dataran rendah, dan daerah berawa.
Setelah melakukan perkawinan, burung jantan dan betina bersama-sama membuat sarang. Sarang dibuat di lubang-lubang pohon serta di atap gedung dengan rumput-rumput kering sebagai alasnya. Seekor betina dapat bertelur 4—5 butir. Telur berukuran sekitar 25 x 19 milimeter berwarna biru atau kadang-kadang cokelat. Di Jawa, camperling berkembang biak antara April dan Juli dengan puncaknya pada bulan Juli. Burung jantan menunggui betinanya yang sedang mengeram, kemudian ikut membesarkan anaknya. Di luar musim kembang biak, jenis ini hidup berkelompok sampai mencapai jumlah ratusan, yang sebagian kadang-kadang memisah membentuk kelompok yang lebih kecil. Terbangnya tinggi sekali, sambil melayang-layang. Burung itu sering mengeluarkan suara yang nyaring sekali bila sedang berkumpul di atas pohon. Beberapa jenis camperling berpotensi sebagai hama perkebunan dan pertanian. Biasanya yang mereka serang terutama tanaman biji-bijian dan buah-buahan. Klasifikasi Ilmiah. Camperling termasuk suku Sturnidae; marga Aplonis

PENGERTIAN CAMPERLING | ok-review | 4.5