PENGERTIAN CAMPAK JERMAN

By On Tuesday, October 29th, 2013 Categories : Kesehatan

CAMPAK JERMAN, atau rubela, ialah penyakit menular yang disebabkan oleh virus dan ditandai oleh demam, bercak-bercak di kulit, dan pembesaran kelenjar getah bening. Penyakit ini sering ditemukan pada anak-anak dan dapat menyerupai penyakit campak. Penyakit ini biasanya ringan, dan didahului oleh masa inkubasi selama 14—23 hari. Pada anak-anak, gejala muncul secara mendadak. Namun pada orang dewasa biasanya diawali demam, nyeri di belakang mata dan nyeri otot. Walaupun demikian, keluhan penyakit jarang sekali lebih berat daripada campak atau rubeola. Bercak-bercak di kulit timbul pertama kalinya di muka dan leher, berupa titik-titik kecil berwarna merah muda. Dalam waktu 24 jam, bercak- bercak tersebut menyebar ke ba$an, lengan, tungkai, dan warnanya menjadi lebih gelap. Bercak-bercak tersebut biasanya hilang dalam 1—4 hari. Terdapat pembesaran kelenjar getah bening di belakang telinga, leher, serta kepala bagian bawah yang merupakan tanda khas penyakit ini. Kebanyakan penderitanya akan sembuh sama sekali, dan mempunyai kekebalan seumur hidup terhadap penyakit ini. Satu-satunya yang ditakutkan adalah efek teratogenik penyakit ini, yakni kemampuannya menimbulkan cacat pada janin yang dikandung ibu yang menderita rubela.
Cacat bawaan akibat rubela ini sering terjadi. Anak dapat menderita penyakit jantung, kekeruhan lensa mata, gangguan pigmentasi retina, tuli, dan cacat mental. Sering kali terjadi keguguran. Bila janin dapat bertahan, banyak dokter menganjurkan si ibu untuk mengakhiri kehamilannya. Untuk mencegah penularan, wanita hamil yang telah berkontak dengan penderita rubela diberi suntikan gama-globulin. Pencegahan umum dilakukan dengan vaksinasi rubela yang mempunyai keefektifan sekitar 93—95 persen. Vaksin biasanya diberikan kepada anak-anak dan wanita pada isi subur. Hal yang perlu diperhatikan pada pemberian vaksinasi rubela bagi wanita usia subur adalah bahwa ia tidak sedang hamil dan tidak boleh hamil selama beberapa bulan setelah divaksinasi. Bila peringatan itu dilanggar, dapat terjadi cacat pada janin yang sedang atau akan dikandungnya. Di Indonesia vaksinasi rubela belum merupakan program pemerintah.

PENGERTIAN CAMPAK JERMAN | ok-review | 4.5