PENGERTIAN ENERGI CAHAYA

By On Tuesday, October 29th, 2013 Categories : Teknologi

CAHAYA adalah energi elektromagnetik yang ter-pancar, yang dapat diindera oleh mata manusia. Cahaya tampak ini sebenarnya hanya sebagian kecil dari spektrum radiasi elektromagnet yang sangat lebar, yang mencakup gelombang radio, radiasi inframerah, cahaya tampak, radiasi ultraviolet, sinar-X, dan sinar gama. Ada dua penafsiran yang saling melengkapi terhadap cahaya dan gelombang elektromagnet lainnya. Pertama, cahaya dianggap sebagai gelombang; penafsiran ini berhasil menjelaskan gejala difraksi dan interferens. Kedua, cahaya dianggap sebagai pancaran partikel yang disebut foton; penafsiran ini berguna untuk menjelaskan efek fotolistrik. Untuk penafsiran yang lengkap, cahaya dianggap mempunyai sifat mendua: gelombang— partikel.
Ada perilaku cahaya yang tidak perlu berkaitan dengan materi, seperti perambatan, warna (frekuensi dan panjang gelombang), dan interferens; tetapi ada pula yang berkaitan dengan interaksi dengan materi, seperti pemancaran, penerusan dan penyerapan cahaya oleh materi, hamburan, pemantulan, pembiasan, difraksi, dan efek fotolistrik. Sifat Penting. Perambatan. Dalam ruang hampa, cahaya merambat dengan kecepatan c = 300.000 kilometer per detik (tepatnya 299.792,5). Kecepatan ini sangat tinggi, sehingga tak disadari dalam kehidupan sehari-hari. Namun dalam pengamatan perbintangan atau dalam pengukuran berkecermatan tinggi, waktu rambat itu akan terukur. Laju rambat cahaya dalam materi lebih rendah daripada dalam hampa. Warna, panjang gelombang, dan frekuensi. Tiga sifat atau besaran ini berkaitan. Panjang gelombang X dan frekuensi/serta kecepatan c dihubungkan oleh persamaan:
X x / = c
Sinar monokromatik (berpanjang gelombang tung¬gal) berpadanan dengan warna-warna tertentu, misalnya ungu (400—450 nanometer), biru (450—500 na¬nometer), hijau (500—570 nanometer), kuning (570— 590 nanometer), jingga (590—610 nanometer), dan merah (610—700 nanometer).
Interferens. Bila pada saat yang sama, dua gelombang tertentu, misalnya larutan gula. Gejala ini dimanfaatkan untuk mengukur kadar gula. Energi dan momentum cahaya. Cahaya mempunyai energi yang dapat memanaskan materi. Energi ini berbanding lurus dengan intensitas cahaya. Energi cahaya ini tidak terbagi merata dalam berkas, melainkan terpusat dalam paket-paket yang disebut foton. Energi tiap foton sebesar hf, dengan h (tetapan Planck) sebesar 6,6 x 10 ~27 erg.detik dan/frekuensi cahaya. Efek Doppler juga terlihat pada cahaya. Frekuensi cahaya tampak bertambah (berkurang) bila sumber cahaya bergerak mendekati (menjauhi) pengamat. Efek ini antara lain dipergunakan untuk menghitung kecepatan gerak bintang relatif terhadap bintang lainnya.

PENGERTIAN ENERGI CAHAYA | ok-review | 4.5