PENGERTIAN CACING GILIG

By On Monday, October 28th, 2013 Categories : Ilmu Alam

Disebut juga cacing Nematoda. Cacing gilig meliputi banyak jenis yang hidup bebas dan hidup sebagai parasit. Jenis yang hidup bebas banyak tersebar di dalam air dan di tanah. Jenis yang merupakan parasit manusia banyak sekali jumlahnya, mulai dari yang panjangnya 2,0 milimeter (Strongyloides stercoral is) sampai yang panjangnya lebih dari satu meter (Dracunculus medinensis). Biasanya jenis kelaminnya terpisah. Cacing jantan lebih kecil dibandingkan dengan cacing betina dan biasanya mempunyai ujung ekor yang melengkung. Pada beberapa jenis terdapat alat kelamin jantan (spikulum) untuk kopulasi.
Cacing dewasa berbentuk silinder panjang dan simetris. Ujung depannya mempunyai kait, gigi, serta alat-alat lain untuk melekat, menggosok, termasuk alat indera peraba. Dinding badan mempunyai selapis sel otot yang tertutup oleh lapisan luar sebagai pelindung. Rongga badan mengandung sistem pencernaan, sistem reproduksi, sistem saraf, dan sistem ekskresi, namun tidak mempunyai sistem sirkulasi. Penularan dapat terjadi karena tertelannya telur matang yang infektif, masuknya larva ke kulit, atau selaput lendir. Beberapa jenis mempunyai inang perantara, sebagai tempat berkembangnya larva. Biasanya inang perantaranya salah satu anggota Artropoda. Pada beberapa jenis cacing gilig, seperti Trichinella spiralis, inang definitif dan inang perantara adalah hewan yang sama. Pada umumnya cacing dewasa tinggal di dalam badan inang definitif, yaitu di dalam rongga usus, saluran limfa, jaringan di bawah kulit, atau di dalam pembuluh darah. Telurnya meninggalkan inang melalui tinja, urine, dan dahak. Cacing gilig, kecuali beberapa jenis, tidak berkembang biak dalam badan inang definitif.
Gejala yang ditimbulkannya tergantung pada jenis cacing, berat infeksi, dan tempat hidup cacing dewasa. Selanjutnya kelainan dapat disebabkan oleh bentuk larva atau cacing dewasa. Larva dapat menyebabkan reaksi lokal dan umum pada waktu masuk, berpindah-pindah, dan tumbuh di dalam tubuh inang. Berat tidaknya reaksi ini tergantung pada kepekaan inang terhadap protein yang dihasilkan parasit. Reaksi umum disebabkan oleh kehilangan darah, penyerapan toksin, refleks saraf, dan reaksi alergi. Cacing dewasa yang hidup di dalam saluran dan kelenjar limfa dapat menyebabkan peradangan dan pembendungan aliran limfa.

PENGERTIAN CACING GILIG | ok-review | 4.5