PENGERTIAN BATU KALKUTA

By On Tuesday, April 8th, 2014 Categories : Antropologi, Budaya

PENGERTIAN BATU KALKUTA – Atau Prasasti Kalkuta, adalah salah satu prasasti Raja Airlangga atau Erlangga, yang berbahasa Sanskerta, dengan angka tahun 963 Saka, dan kini disimpan di museum Kalkuta, India. Sebenarnya prasasti ini lebih tepat disebut Prasasti Pucangan, karena tempat penemuannya adalah Pu- cangan, Jawa. Namun karena disimpan di museum Kalkuta, prasasti ini lebih dikenal sebagai Prasasti Kalkuta. Prasasti ini menjelaskan asal usul Erlangga dan perkawinannya dengan putri Darmawangsa. Ketika perkawinannya dilangsungkan, Kerajaan Darmawangsa mengalami pralaya, diserbu oleh raja vazalnya, Haji Wurawari. Arkeolog Buchari memper­kirakan bahwa Wurawari ini adalah raja vazal di dae­rah Lwaram, di dekat Kudus. Akibat penyerbuan ter­sebut, raja beserta pembesar istana meninggal. Peristiwa ini terjadi pada tahun 938 Saka.
Ketika peristiwa pralaya ini terjadi, Erlangga mela­rikan diri dan bersembunyi di gunung bersama pem­bantunya, Narotama, dan para pertapa lainnya. Dalam prasasti Kalkuta diceritakan bahwa pada tahun 941 Saka Erlangga dinobatkan menjadi raja oleh pendeta S iwa, Budha, dan Brahmana, dengan gelar Rake H alu Sri Lokeswara Dharmawangsa Airlangganantawi- kramotunggadewa. Daerah kekuasaannya terbentang dari Surabaya sampai Pasuruan. Erlangga merebut kembali daerah kekuasaan Dharfiawangsa yang me­lepaskan diri ketika pralaya terjadi. Ia juga menakluk­kan Raja Bhismaprabhawa (950-951 Saka), Raja Wengker (952 Saka), Raja Adhamapanuda (953 Sa­ka), dan raja Wurawari (959 Saka). Pada tahun 959 Saka, ia berkuasa atas seluruh musuhnya dan memin­dahkan ibu. kota kerajaan dari Wwatan Mas ke Kahuripan.

PENGERTIAN BATU KALKUTA | ok-review | 4.5