PENGERTIAN BANDUL FOUCAULT

By On Tuesday, March 18th, 2014 Categories : Filsafat, Review

Direka oleh Jean Bernard Leon Foucault (1819-1868) pada tahun 1851 untuk memperagakan bergasingnya bumi mengelilingi bunya. Bandul ini terdiri atas bola besi besar yang di­gantung pada kawat sepanjang 60 meter.

Menurut hukum pertama Mekanika Newton (massa yang diam atau bergerak lurus tak akan berubah laju dan arahnya bila tidak ada gaya), bidang ayun yang vertikal dari bola itu akan tetap, artinya tidak berubah posisi (sikap), asal saja diamati dalam sistem koordi­nat yang tidak bergerak. Bergerak atau tidakkah titik- titik, termasuk pengamat, pada permukaan bumi? Ternyata bidang ayun itu berputar relatif terhadap ti­tik di bumi. Jadi, jika bidang ayun itu dianggap te­tap di tempat, maka titik-titik di bumilah yang ber­gerak. Ini membuktikan bahwa bumilah yang berpu­tar. Perlu dicatat bahwa bola logam yang berat itu bo­leh dikatakan tidak dipengaruhi oleh perputaran bu­mi karena digantung dengan tali panjang, yang ujung atasnya mempunyai hubungan bantalan-gotri untuk memperkecil gesekan.

Jika ditaruh cakra berskala yang bundar di bawah bandul itu, maka bidang ayun bandul itu akan tam­pak berputar mengelilingi pusat cakra, seperti jarum jam. Di Belahan Bumi Utara arah perputaran bidang ini akan sesuai dengan arah jarum jam. Waktu yang diperlukan agar bidang ini berputar 360° diberikan oleh rumus:

T = (24/sin 3) jam

dengan Q adalah lintang tempat itu dalam derajat. Jadi di kutub bidang ayun berputar penuh dalam se­hari (sin90° = 1), di katulistiwa T = tak-terhingga be­sarnya (sin 3 = 0), artinya bidang ayun itu sama sekali tidak berputar.
 

PENGERTIAN BANDUL FOUCAULT | ok-review | 4.5