PENGERTIAN BAGAN STRUKTUR PERILAKU PASAR

By On Thursday, December 12th, 2013 Categories : Ekonomi

MARKET STRUCTURE-CONDUCT-PERFORMANCE SCHEMA / BAGAN STRUKTUR PERILAKU PASAR adalah suatu kerangka kerja analitis untuk menyelidiki operasi proses pasar. PASAR-PASAR {MARKETS) pada akhirnya dinilai menurut kinerja ekonomi mereka, yaitu, sejauh mana pasar-pasar tersebut telah memberi kontribusi pada pencapaian efisiensi ekonomi yang optimal, KINERJA PASAR {MARKET PERFORMANCE) pada dasarnya ditentukan oleh interaksi STRUKTUR PASAR {MARKET STRUCTURE) dan sifat PERILAKU PASAR {MARKET CONDUCT). Bagan tersebut untuk mengenali parameter struktur dan perilaku yang memiliki pengaruh strategis pada kinerja pasar. Hubungan-hubungan ini telah dirumuskan dalam TEORI PASAR {THEORY OF MARKETS).
Bagan struktur-perilaku-kineija pasar menyoroti saling ketergantungan antara struktur, perilaku dan kinerja dan tingkat di mana tiap elemen dapat mempengaruhi perilaku dan kinerja, misalnya, struktur pasar yang monopolistik (lihat MONOPOLY) sering mengarah pada perilaku pasar yang bersifat memeras dan kinerja pasar yang buruk yang ditunjukkan oleh harga-harga yang terlalu tinggi dan pembatasan output. Alternatif lain, perilaku dapat mempengaruhi struktur dan kinerja, misalnya perusahaan yang berusaha untuk meningkatkan pangsa pasar mereka dengan melakukan penggabungan dan pengambilalihan dapat menaikkan tingkat PEMUSATAN PENJUAL {SELLER CONCENTRATION) yang pada gilirannya juga akan mempengaruhi kinerja pasar. Demikian juga kinerja dapat mempengaruhi struktur dan, misalnya bila perusahaan yang sudah mapan menghasilkan LABA DI ATAS NORMAL {ABOVE NORMAL PROFITS). Hal ini dapat menyebabkan perusahaan lain memasuki pasar tersebut, sehingga menurunkan pemusatan pasar dan menghilangkan kelebihan laba. Jadi, hubungan- hubungan di atas lebih baik dipandang sebagai suatu siklus, daripada sebagai hubungan yang sifatnya bertahap. Bagan tersebut berguna bagi para pembuat kebijakan-kebijakan umum (lihat COMPETITION POLICY, INDUSTRIAL POLICY) dalam menyusun ukuran yang didesain untuk meningkatkan kinerja pasar.
Ukuran-ukuran ini dapat beroperasi pada struktur pasar, misalnya dengan melarang penggabungan-penggabungan yang meningkatkan pemusatan pasar atau dengan mendorong pelaksanaan penggabungan dalam industri guna menghilangkan kapasitas yang berlebih. Alternatif lain, ukuran-ukuran demikian dapat beroperasi pada perilaku pasar, misalnya dengan menghilangkan kelebihan di atas normal dengan cara melarang persetujuan penyesuaian harga di antara perusahaan. Sebagai tambahan, pihak berwenang dapat beroperasi secara langsung pada kinerja pasar dengan mengatur harga-harga yang dibebankan oleh para pemasok monopolistik.

PENGERTIAN BAGAN STRUKTUR PERILAKU PASAR | ok-review | 4.5