PENGERTIAN ARSITEKTUR DENMARK

By On Thursday, February 20th, 2014 Categories : Antropologi

Cenderung mengikuti aliran-aliran arsitektur Eropa, namun diwujudkan dengan gaya yang khas. Denmark adalah salah satu di antara negara-negara anggota kelompok Skandinavia, yang mempunyai banyak persamaan satu sama lain. Dalam seni lukis dan seni pahat, Denmark juga mengikuti aliran-aliran di Eropa. Hanya sedikit pelukis dan pemahat dari negara-negara Skandinavia yang terkenal, antara lain Bertel Thorvaldsen, pematung terkemuka pada abad ke-19 yang banyak menghasilkan karya-karya klasik.
Monumen Romawi di Denmark yang utama adalah katedral Viborg, Ribe, dan Roskilde. Pengaruh Gotik tampak pada gereja-gereja yang dibuat dari pasangan batu bata, seperti gereja-gereja di Jerman bagian utara. Pengaruh tersebut lebih jelas pada gereja-gereja di pedalaman, yang dinding muka bangunannya menyerupai tangga pada bagian puncaknya dan biasanya dibangun dari pasangan bata dengan warna putih atau merah jambu. Di Bornholm, tempat pertahanan selalu menjadi masalah, terdapat beberapa gereja dari abad ke-12 dengan menara masih berbentuk tabung. Salah satu bangunan Abad Pertengahan yang paling menarik adalah gereja di Kallundborg yang lebih menekankan sifat bentengnya. Gereja ini berbentuk salib Yunani dengan lima menara berdinding tebal, beberapa menara dan temboknya meng- gambarkan bangunan abadi dari Abad Pertengahan, peninggalan bangunan Gotik yang terpenting adalah O dense. Dalam abad ke-20, para arsitek Denmark lebih menekankan gaya arsitektur modern; mereka terutama dipengaruhi oleh Bauhaus dan desainer yang lebih maju di Amerika Serikat dan Finlandia. Dua struktur monumental pada abad ini adalah Balai Kota Kopenhagen, tempat Martin Nyrop berhasil menjelmakan seni barok Denmark, dan Gereja Grundtvig di Kopenhagen, tempat Peder Vilhelm Jensen Klint memadukan unsur-unsur Gotik dalam pasangan bata.

PENGERTIAN ARSITEKTUR DENMARK | ok-review | 4.5