PENGERTIAN ANALISIS KOHOR

By On Tuesday, October 8th, 2013 Categories : Antropologi

Analisis kohor, sering disebut pula analisis longitu-dinal, merujuk pada studi-studi yang mengukur berbagai karakteristik generasi atau kohor. Kohor adalah sekelompok manusia yang mengalami peristiwa besar yang sama selama periode tertentu (biasanya satu tahun). Jika peristiwa itu adalah kelahiran, maka kohornya disebut sebagai kohor kelahiran atau yang biasa kita kenal dengan istilah generasi. Di samping itu masih banyak kohor-kohor lainnya, mulai dari kohor pernikahan, kohor perceraian, kohor pendidikan, dan sebagainya. Data-data mengenai kohor ini sangat penting. Sebagai contoh, data mengenai kohor pernikahan merupakan informasi pokokjika kita ingin mengetahui berapa banyak pasangan yang menikah pada tahun tertentu yang kemudian bercerai, dan dari situ kita bisa menentukan besar kecilnya kemungkinan atau rasio perceraian berdasarkan usia pernikahan. Data kohor biasanya diperoleh dengan membandingkan karakteristik-karakteristik dari suatu kohor pada dua atau lebih titik waktu, berdasarkan data-data sensus atau survei sampel yang tersedia. Jika yang dibandingkan adalah individu-individu yang sama maka istilah yang sering digunakan adalah “studi panel”. Data demografi dan epidemiologi pada setiap kohor bisa diperoleh dari catatan resmi yang ada seperti statistik baku atau statistik rumah sakit. Sumber-sumber penting berikutnya untuk data kohor adalah studi-studi retrospektif, di mana para responden diminta untuk memberikan informasi mengenai karakteristik-karakteristik dan peristiwa menonjol yang mereka alami di masa lampau.
Data kohor bisa dipengaruhi oleh efek-efek seleksi. Orang bisa meninggal atau berpindah antara dua sensus atau survei dan pertanyaan-pertanyaan retrospektif hanya bisa dijawab oleh mereka yang masih ada. Bias akan muncul jika orang-orang yang telah meninggal atau pindah itu memiliki karakteristik-karakteristik yang berbeda dari mereka yang masih ada dan tengah diwawancarai. Studi retrospektif ini juga dipersulit oleh keterbatasan daya ingat responden. Ukuran-ukuran kohor bisa berkaitan dengan karakteristik-karakteristik penting dari orang yang bersangkutan, atau peristiwa-peristiwa penting yang dialaminya. Sebagai contoh, sebuah studi antar-kohor bisa membandingkan proporsi orang. Sebagai alternatifnya variabel periode (misalnya tahun) dapat digunakan sebagai indikator atau variabel dasar, misalnya untuk pendapatan tahunan per kepala. Jika datanya tersedia maka variabel dasar untuk tahun yang bersangkutan bisa langsung diketahui pemecahan sederhana bagi masalah identifikasi (identification problem)mengingat variabel dasar yang digunakan bukanlah merupakan konstruksi usia dan kohor yang linier. Pemilihan prosedur atau batasan harus pula didasarkan pada informasi tambahan yang relevan, atau pada pertimbangan teoretis yang dianggap paling penting Namun yang jelas hal itu tidak bisa semata-mata didasarkan pada alasan statistik.

PENGERTIAN ANALISIS KOHOR | ok-review | 4.5