PENGEMBANGAN PROFESI GURU

By On Wednesday, November 13th, 2013 Categories : Psikologi

Karya pengembangan profesi masuk unsur ketujuh dari penilaian portofolio sertifikasi guru dalam jabatan. Salah satu sub unsur karya pengembangan profesi adalah karya tulis ilmiah yang selanjutnya disingkat dengan KTI. KTI adalah laporan tertulis yang memenuhi persyaratan ilmiah yaitu rasionalitas yang dapat diterima secara nalar dapat diobservasi/diamati dan sistematis yaitu teratur menurut kriteria keilmuwan dan pengetahuan. Pengetahuan adalah segala sesuatu yang kita ketahui dengan demikian pengetahuan kita sangat banyak dan beragam, mulai dari pengetahuan tentang keyakinan, kesenian sampai dengan pengetahuan yang disebut dengan ilmu. Ilmu merupakan bagian dari pengetahuan yang mempunyai ciri khusus. Ilmu di antaranya diperoleh melalui pendidikan yang dilakukan dengan metode spesifik yang disebut sebagai metode berfikir keilmuwan. Metode keilmuwan merupakan cara berfikir yang spesifik yang menggabungkan cara berfikir deduktif dan induktif. Fred N. Kerlinger (1986) mendefinisikan penelitian ilmiah sebagai suatu pengamatan yang kritis terkontrol, dan empiris tentang suatu fenomena alam (natural phenomena) yang dipantau oleh teori dan hipotesis mengenai dugaan hubungan antara fenomena tersebut. Sugiyono (2000) cara ifmiah berarti kegiatan penelitian itu didasarkan para ciri-ciri keilmuwan, yaitu rasional, empiris, dan sistematis. Kedua pendapat tersebut di atas dapat disintesiskan bahwa karya tulis ilmiah merupakan pengamatan yang kritis, rasional berarti secara objektif dapat diterima dan dipahami banyak orang, secara empiris berarti dapat di observasi memiliki data informasi dan fakta serta tersusun menurut kriteria keilmuwan dan pengetahuan. Pengembangan profesi merupakan kegiatan guru dalam rangka pengamalan ilmu dan pengetahuan, teknologi serta keterampilan untuk peningkatan mutu baik bagi proses belajar mengajar dan profesionalisme tenaga kependidikan lainnya dalam rangka mengahasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi pendidikan dan kebudayaan. Jenis kegiatan guru yang termasuk pengembangan profesi adalah: (1) Melaksanakan kegiatan karya tulis/karya ilmiah dibidang pendidikan, (2) Menemukan teknologi tepat guna dibidarfg pendidikan, (3) Membuat alat pelajaran/peraga atau alat bimbingan, (4) Menciptakan kaya seni, dan (5) Mengikuti kegiatan perkembangan kurikulum.
Macam-macam karya tulis/karya ilmiah dibidang pendidikan terdiri dari:
1. Karya (tulis) ilmiah hasil penelitian, peng-kajian, survey, dan evaluasi dibidang pendidikan.
2. Karya tulis atau makalah yang berisi tinjauan atau usulan ilmiah hasil gagasan sendiri dalam bidang pendidikan.
3. Tulisan ilmiah populer dibidang pendidikan dan kebudayaan yang disebarkan melalui media masa.
4. Prasaran yang berupa tinjauan, gagasan atau usulan ilmiah yang disampaikan pertemuan ilmiah.
5. Buku pelajaran atau modul
6. Diklat pelajaran
7. Karya penerjemahan buku pelajaran/ karya ilmiah yang bermanfaat bagi pendidikan.
Butir-butir KTI tersebut di atas mengisyaratkan bahwa semua kegiatan guru harus dilakukan dengan kreatif, innovatif dan harus aktif berbuat nyata serta konseptual memadukan fakta di lapangan. Untuk itu semua pihak harus memberikan dukungan dan penghargaan atas kegiatan-kegiatan guru yang menunjang karya pengembangan profesinya. Salah satu tujuan sertifikasi guru dalam jabatan adalah meningkatkan profe-sionalisme dalam melaksanakan tugas sebagai agen pembelajaran. Beban dan harapan kepada guru yang begitu besar tidak diimbangi atas pengahargaan penilaian akan atas karya pengembangan profesinya. Misalnya : Seorang guru membuat laporan penelitian di bidang pendidikan, setiap hasil laporan diberi skor 10 (sepuluh). Skor ini setara bagi seorang guru yang mengikuti pendidikan dan latihan (diklat) sehari/8 (delapan) jam tingkat kecamatan dengan skor yang sama. Membuat modul/diklat pelajaran yang minimal mencakup materi 1 (satu) semester diberi skor 20.

PENGEMBANGAN PROFESI GURU | ok-review | 4.5