MENGENAL THOMAS JEFFERSON (1743-1826)

By On Saturday, April 5th, 2014 Categories : Tokoh

MENGENAL THOMAS JEFFERSON (1743-1826) – Presiden ke-3 Amerika Serikat (1801-1805 dan 1805-1809) dan tokoh penyusun Deklarasi Kemerdekaan Amerika Serikat (1776). Ia mempunyai tempat tersendiri dalam sejarah Amerika Serikat, sebagai politikus, arsitek, dan tokoh pendidikan. Ia disebut-sebut sebagai Bapak Partai Demokrat.
Jefferson lahir di Propinsi Albemarle, Virginia, Amerika Serikat. Ayahnya seorang petani kaya yang berpandangan luas. Ketika Jefferson berusia 14, ayahnya meninggal dunia.
Jefferson terjun dalam kancah politik pada saat koloni Inggris di Amerika Serikat sedang bergolak menentang undang-undang serta peraturan yang dikeluarkan parlemen dan raja Inggris. Sebagai orang yang mendalami bidang hukum dan sejarah, Jeffer­son memang melihat ketidakadilan dalam undang- undang dan peraturan tersebut. Ia berkesimpulan bahwa sumber pertentangan itu terletak pada perbe­daan kepentingan antara Inggris dan semua wilayah koloninya di Amerika Serikat. Ketika hubungan Inggris-Amerika tampaknya tak terselamatkan, Jefferson ditunjuk untuk mewakili Virginia dalam Kongres Kontinental II di Philadel­phia (1775), guna merun­dingkan sikap dan tindak­an lebih lanjut yang hendak diambil wilayah koloni.
Inggris menjawab hasil kongres itu dengan kekuat­an militer, sehingga terjadi bentrokan fisik. Pada per­tengahan tahun 1776, atas resolusi Richard Henry Lee dari Virginia, sebuah ko­mite penyusun pernyataan pelepasan ikatan dengan Inggris dibentuk. Jeffer­son, bersama Benjamin Franklin, John Adams, Roger Sherman, dan Robert Livingstone, ditunjuk sebagai tim penyusun. Hasilnya adalah Deklarasi Kemer­dekaan Amerika Serikat pada tanggal 4 Juli 1776.
Jefferson berperan semakin besar. Ia tercatat se­bagai pejuang kebebasan beragama dan perbaikan sis­tem pendidikan. Kariernya dalam pemerintahan pun meningkat. Ia menjadi gubernur Virginia (1779-1781), anggota Kongres (1783), dan duta besar Amerika Se­rikat untuk Perancis (1784-1789).
Semasa menjabat menteri luar negeri (1790-1794), Jefferson, sebagai seorang demokrat sejati, berselisih paham dengan Alexander Hamilton, menteri keuang­an yang konservatif. (Perselisihan besar antara kedua tokoh ini menimbulkan perpecahan dan melahirkan Partai Federal pimpinan Hamilton dan Partai Republik-Demokrat pimpinan Jefferson.) Jefferson me­nolak jabatan menteri luar negeri untuk kedua kali­nya.
Jefferson terpilih sebagai presiden pada tahun 1800, dan ini merupakan kemenangan pertama Partai Re- publik-Demokrat atas Partai Federal. Ia menjabat pre­siden Amerika Serikat selama dua periode berturut- turut (1801-1805 dan 1805-1809). Salah satu keber­hasilannya yang terpenting semasa kepresidenannya adalah pembelian daerah Louisiana dari Perancis pada tahun 1803 (The Louisiana Purchase), sehingga wi­layah negara Amerika Serikat berlipat hampir dua kali (termasuk pencakupan Sungai Mississippi).
Jefferson juga berperan besar dalam pendirian Uni­versitas Virginia pada tahun 1825. Ia merancang sen­diri pembangunan universitas ini, menetapkan kuri­kulum, dan pemilihan para profesornya. Jefferson me­ninggal dunia tepat 50 tahun sesudah Deklarasi Ke­merdekaan Amerika Serikat berlaku.
 

MENGENAL THOMAS JEFFERSON (1743-1826) | ok-review | 4.5