MENGENAL RENE DESCARTES (1596-1650)

By On Thursday, February 20th, 2014 Categories : Filsafat

Filsuf, ilmuwan, dan ahli matematika terkemuka Perancis. Orang sering menyebutnya bapak ilmu pengetahuan modern, Descartes bukan saja penemu filsafat modern rasionalisme, tetapi juga orang yang memberi landasan untuk geometri analitik, yang memperkenalkan koordinat Cartesian. Sumbangannya terhadap berbagai bidang ilmu lainnya juga banyak. Dalam bidang optik ia menyumbangkan hukum refraksi; untuk menerangkan cuaca, ia menerangkan gejala pelangi, dll.
Descartes lahir di Perancis, kemudian menetap di Belanda. Sejak kecil Descartes memperlihatkan kecerdasan luar biasa, terutama dalam bidang matematika. Ia lulusan sekolah katolik Yesuit di La Fleche dan menyandang gelar ahli hukum dari Universitas Poitiers. Sewaktu muda, ia sering gelisah dan diganggu oleh keraguan. Ia meragukan adanya dunia, adanya Tuhan, bahkan adanya dirinya. Ia lalu mencari suatu metodologi baru yang dapat menuntunnya secara ilmiah kepada jawaban atas keraguannya, Rene Descartes Filsafatnya, yang lebih didasarkan atas kesimpulan daripada pengalaman, dituangkannya dalam Discours de la Methode (1637). Ungkapannya yang amat masyhur ialah Cogito, ergo sum (saja berpikir, maka saya ada).
Tahun 1641 keluar buah pemikirannya yang kedua, Meditasi. Penerbitan buku ini menyebabkan kontroversi yang hebat di berbagai kalangan. Descartes menjadi terkenal luar biasa. Tetapi ia juga menjadi tidak disenangi kaum Yesuit, meskipun Descartes seorang katolik yang taat sampai akhir hayatnya. Buku-bukunya dimasukkan dalam daftar buku terlarang dalam Gereja Katolik.

MENGENAL RENE DESCARTES (1596-1650) | ok-review | 4.5