MENGENAL MUHAMMAD JAMIL JAMBEK (1862-1948)

By On Thursday, April 3rd, 2014 Categories : Antropologi

MENGENAL MUHAMMAD JAMIL JAMBEK (1862-1948) – Ter­masuk ulama pembaharu di Minangkabau. Syekh Mu­hammad Jamil Jambek lahir di Bukittinggi. Ia dikenal sebagai anak cerdas dan belajar pada Sekolah Govern­ment di kota kelahirannya. Namun di masa remaja­nya ia sempat hidup sebagai perewa atau preman, dan mempelajari ilmu hitam. Dalam petualangannya di masa itu suatu kali ia tersesat ke surau Angku Kayo di Mandiangin. Perjumpaannya dengan Angku Kayo di surau itu mengubah jalan hidupnya. Ia pun men­jadi murid Angku Kayo. Kemudian ia pergi ke Mekah dan belajar di Masjidi ‘l-Haram selama 10 tahun (Di antara para gurunya terdapat Syekh Kahtib Kumango, Syekh Ahmad Khatib Minangkabau, Syekh Taher Jalaluddin, Syekh Bafadhil, dan Seikh Se­rawak). Jambek juga terkenal sebagai ahli ilmu falak.
Sekembalinya ke Minangkabau, Jambek giat dalam usaha pembaharuan. Dalam usaha ini ia terkenal ber­sama beberapa tokoh muda seperti Syekh Abdullah Ahmad, Syekh Abdul Karim Amrullah, Syekh Daud Rasyidi, dan lain-lain. Pada masa akhir pemerintah­an Belanda ia sempat mendirikan Majelis Islam Ting­gi. Selain itu ia juga mendirikan organisasi Tsamaratu ‘l-Ikhwan. Ketika Indonesia merdeka ia diangkat men­jadi anggota Dewan Pertimbangan Agung yang per­tama. Salah satu peninggalannya adalah dua jilid buku kecil yang berisi kritik keras terhadap praktik-praktik tarekat.

MENGENAL MUHAMMAD JAMIL JAMBEK (1862-1948) | ok-review | 4.5