MENGENAL KESENIAN JAWA TIMUR

By On Friday, April 4th, 2014 Categories : Budaya

MENGENAL KESENIAN JAWA TIMUR – Propinsi Jawa Timur kaya akan ber­bagai macam kesenian yang khas. Ludruk adalah kesenian khas Jawa Timur. Ludruk merupakan teater tradisional yang seluruh pemainnya laki-laki. Peme­ran wanita dalam ludruk juga pria. Sebagian kecil dari mereka memang waria, tetapi yang lain pria sejati. Dialog ludruk selalu dibumbui dengan pantun-pantun (parikan) kocak. Sebelum pementasan, ludruk selalu diawali tari ngremo.
Seni terkenal lainnya ialah wayang kulit purwo gaya Jawa Timuran, wayang kulit purwo gaya Jawa Te- ngahan, wayang topeng panji di Jabung, topeng da­lang di Madura, wayang tengul, wayang beber, wa­yang krucil, Damarwulan, Ande-ande Lumut, dan sandur.
Kesenian khas lainnya adalah reog dari Ponorogo. Pementasan reog selalu disertai kuda kepang yang pe­nuh dengan unsur-unsur gaib. Kelompok reog ini di­pimpin oleh seorang warok, yang dianggap seorang jagoan.
Bentuk bangunan khas Jawa Timur tak jauh ber­beda dengan di Jawa Tengah, yakni bentuk joglo, ben­tuk limasan (dara gepak), bentuk srontongan (empyak setangkep). Seni ukir topeng yang terkenal berasal dari daerah Kedungmonggo dan Pakisaji, Kabupaten Ma­lang. Selain itu juga seni ukir khas Madura. Seni ba­tik yang terkenal adalah batik Ponorogo, Pacitan, dan Tulungagung.
Dalam seni tari, Jawa Timur mengenal tarian yang sangat erat berhubungan dengan kepercayaan dan agama yang berkembang di daerah ini pada masa lalu. Seni tari tradisional di Jawa Timur dapat dibagi menjadi tiga golongan, tarian gaya Jawa Timuran, tarian gaya Jawa Tengahan, tarian Jawa gaya Osing, dan tarian gaya Madura. Seni tari klasiknya meliputi gambyong, srimpi, bondan, dan kelana. Seni tari wangi, dan seni suara tradisional Madura, kreasi baru antara lain tari merak, ksatria.

MENGENAL KESENIAN JAWA TIMUR | ok-review | 4.5