MENGENAL KEADAAN ALAM JAWA TIMUR

By On Friday, April 4th, 2014 Categories : Budaya

MENGENAL KEADAAN ALAM JAWA TIMUR – Tanah yang paling subur terdapat di bagian tengah, mulai dari Ngawi, Blitar, Tulung­agung, Malang, Lumajang, Bondowoso, hingga Ba­nyuwangi. Daerah ini dialiri Sungai Konto, Brantas, M; diun, dan lainnya. Daerah yang relatif tandus ter­dapat di Pegunungan Kapur Utara, mulai dari Bojo­negoro, Gresik, Tuban, sampai Pulau Madura. Ta­nah yang kurang subur dan berupa tanah liat atau pe­gunungan kapur terdapat di bagian selatan, terben­tang dari Malang Selatan ke arah barat sepanjang pe­sisir selatan.
Bila dilihat dari barat ke timur, bentuk daerah Pro­pinsi Jawa Timur adalah memanjang lalu menyem­pit. Lebar bagian yang berbatasan dengan Jawa Te­ngah sekitar 200 kilometer, di bagian tengah me­nyempit menjadi 60 kilometer, lalu melebar lagi hing­ga sekitar 105 kilometer. Panjang bentangan barat – timur sekitar 400 kilometer.
Propinsi Jawa Timur secara fisiografis dapat di­bedakan dalam tiga zone, yakni zone selatan (zone plato), zone tengah (zone gunung berapi) dan zone utara (zone lipatan). Di Jawa Timur terdapat lebih dari 15 gunung yang tersebar dalam beberapa pegunungan. Beberapa di antaranya yang terkenal adalah kelom­pok Gunung Lawu (3.265 meter), kelompok Gunung Wilis (Gunung Wilis 2.169 meter dan Liman 2.563 me­ter), kelompok Gunung Arjuno (Gunung Arjuno 3.239 meter, Anjasmoro 2.277 meter, Wayang 2.198 meter, Kawi 2.681 meter, Welirang 3.156 meter, dan Kelud 1.731 meter), kelompok Tengger (Gunung Bromo 2.192 meter, Penanjakan, Batok, dan Widodaren). Gunung Semeru, gunung berapi paling sela­tan dengan puncak Mahameru setinggi 3.676 meter, merupakan gunung tertinggi di Pulau Jawa. Kelom­pok lain ialah Pegunungan Iyang (Gunung Jambangan 2.482 meter, Semeru 2.947 meter, Argopuro 3.088 me­ter, dan Cemarakandang 2.248 meter), Pegunungan Ijen, kompleks gunung berapi paling timur (Gunung Merapi 2.800 meter, Suket 2.950 meter, dan Raung 3.332 meter).
Gunung Semeru dan Bromo, dengan kalderanya yang berupa lautan pasir sangat luas, saat ini men­jadi Taman Nasional Bromo-Tengger-Semeru. Gu­nung Welirang dan Ijen merupakan tempat pengha­sil belerang. Belerang diambil dari kepundan kawah­nya. Selain Gunung Kelud, Ijen juga memiliki danau yang indah di puncaknya. Gunung Raung memiliki kaldera yang cukup luas yang dalamnya lebih dari 200 meter.
Sebagian sungai mengalir ke utara dan bermuara di Laut Jawa. Ada 80 sungai; yang terpanjang Sungai Brantas (290 kilometer), Kuntoalit (99 kilometer) dan Sungai Madiun (76,50 kilometer). Luas daerah aliran sungai (DAS) seluruh sungai di Propinsi Jawa Timur seluas 25.210 kilometer persegi.
Danau alam yang terpenting bagi pariwisata ialah Danau Sarangan di lereng timur Gunung Lawu, dan danau di puncak Gunung Kelud. Di Pasuruan terda­pat beberapa danau yang cukup indah, yakni Ranu Klakah, Ranu Bedali, dan Ranu Yoso. Beberapa da­nau buatan di antaranya adalah Bendungan Karang- kates, Lahor, Selorejo, Wlingi Raya, dan Widan. Ben­dungan ini dibuat untuk irigasi, pengendalian banjir, pembangkit tenaga listrik, pemeliharaan ikan, dan pariwisata.

MENGENAL KEADAAN ALAM JAWA TIMUR | ok-review | 4.5