MENGENAL IKAN KOAN

By On Saturday, April 19th, 2014 Categories : Review

MENGENAL IKAN KOAN – Termasuk jenis ikan berusus pendek. Ikan ini berasal dari daratan Cina Selatan dan Siam yang terbentang dari sungai Amur sampai daerah tro­pis. Dari negara leluhurnya, ikan ini menyebar ke Uni Soviet, Jepang, Taiwan, Hongkong, India, Muang- thai, Malaysia, dan Indonesia. Pada tahun 1915 ikan koan sudah didatangkan ke Aceh. Kemudian Jawatan Perikanan Darat Bogor (kini Balai Penelitian Perikan­an Air Tawar) tercatat sedikitnya telah memasukkan ikan ini dua kali; pertama kali dari Muangthai tahun 1949, sedangkan yang kedua dari Jepang tahun 1964.
Tubuh ikan koan berbentuk pipih memanjang, seperti torpedo: Kepalanya tampak lebar; mulutnya agak membulat (tumpul) dan tanpa sungut. Badannya dihiasi sisik berwarna kelabu di bagian punggung dan putih keperakan di bagian perut. Pertumbuhan ikan ini sangat cepat, sehingga bisa mencapai ukuran besar (lebih kurang 5 kilogram) dalam waktu relatif singkat.
Hidupnya di perairan berarus cukup deras. Ikan ko­an mempunyai toleransi besar terhadap suhu (0-35° C), pH 6,5 — 7,1, sampai ke perairan payau dengan ka­dar garam 7 permil. Di daerah asalnya, ikan ini memi­jah secara alami saat musim hujan dan permukaan air naik. Namun di Indonesia, ikan koan ini dapat memi­jah setelah disuntik dengan ekstrak kelenjar hipofisa.
Ikan koan mampu menghabiskan gulma air seba­nyak 65-146 persen dari berat badannya setiap hari. Dalam waktu tiga bulan, berbagai jenis gulma air yang tumbuh dalam kolam petani seluas 20 are di daerah Bali habis dimakan 100 ekor grass carp. Selain di kolam, ikan ini juga dipakai sebagai pengendali biologis pemberantas gulma tanaman air di waduk, rawa, dan sebagainya.
Berdasarkan sifat pertumbuhan dan kebiasaan makanannya, ikan ini potensial untuk dibudidayakan, sebagai pemasok kebutuhan protein hewani murah.

MENGENAL IKAN KOAN | ok-review | 4.5