MENGENAL DARMAWIDJAJA (1910-1970)

By On Tuesday, February 18th, 2014 Categories : Antropologi

Seorang wartawan, pengarang, dan seniman yang berlatar belakang pendidikan Sekolah Guru model Belanda di Bukittinggi. Meskipun tamatan SP Gubernemen, ia mengajar di Perguruan Taman Siswa, Jakarta. Di samping itu, ia juga bekerja pada Poedjangga Baroe, majalah kebudayaan dan kesusastraan terkemuka di masa pra-perang. Dari Poedjangga Baroe dia pindah menjadi redaktur Balai Pustaka, sampai saat balatatentara Jepang menduduki Indonesia.
Di jaman pendudukan Jepang, Darmawidjaja bekerja pada Keimin Bunka Shidoosho. Tak lama kemudian ia menjadi Redaktur Kebudayaan harian Asia Raya. Kala itu dalam harian tadi secara teratur ada rubrik Nyiur Melambai, ditandai oleh Isobe Yoji. Kumpulan karangannya lalu diterbitkan oleh Balai Pustaka dengan judul yang sama. Yang belum tahu niscaya akan memuji si Jepang, karena bahasa yang dipakai dalam rubrik itu begitu indah. Nyiur Melambai tadi aslinya ditulis dalam bahasa Inggris. Penerjemahnya adalah Mang Darma, panggilan akrab Darmawidjaja. Sejak awal jaman kemerdekaan, Darmawidjaja terus-menerus bekerja di harian Merdeka, sampai akhir hayatnya.

MENGENAL DARMAWIDJAJA (1910-1970) | ok-review | 4.5