MENGENAL BERBAGAI EKSPRESI DALAM KOMUNIKASI NONVERBAL

By On Wednesday, November 20th, 2013 Categories : Psikologi

Berpikir tentang komunikasi nonverbal, Anda akan sadar bahwa Anda membuat penilaian tentang keadaan emosional pribadi lain berdasarkan sesuatu yang lebih dari ekspresi wajah. Jika berbagai telaah menunjukkan bahwa para pengamat ekspresi wajah tidak akurat seratus persen dalam menangkap emosi melalui ekspresi wajah, maka petunjuk apa lagi yang dapat mereka pergunakan? Jika mereka menggunakan petunjuk yang lebih luas, apakah penilaian itu akan menjadi semakin akurat? Bagaimana dengan keadaan intern lainnya seperti sikap atau maksud, atau unsur kepribadian, atau kebohongan? Cara apakah yang dipakai orang untuk mengkomunikasikan keadaan intern secara umum, dan petunjuk apa yang dipergunakan para pengamat untuk mengetahuinya?
Pada umumnya, orang mengkomunikasikan informasi tentang diri mereka sendiri melalui tiga saluran utama. Yang paling menonjol ialah komunikasi verbal, yakni isi pembicaraan seseorang. Saluran lainnya bersifat nonverbal dan memberikan petunjuk yang jauh lebih lemah. Komunikasi nonverbal merupakan kesimpulan dari cara kita menyampaikan informasi tanpa mempergunakan bahasa. Komunikasi ini sampai kepada kita melalui saluran yang kelihatan, yang mencakup perilaku ekspresif seperti ekspresi wajah, isyarat, postur, dan penampilan, serta saluran parabahasa, seperti nada, keras lembutnya, kecepatan, mutu suara, dan bentuk pidato.
relatif cenderung bersikap pasif; orang Itali sangat ekspresif. Adakalanya norma sosial melarang orang mengekspresikan kejujuran — kita diharapkan untuk menghapuskan reaksi jijik kepada seseorang yang memiliki cacat amat parah, atau merasa marah karena diremehkan oleh atasan kita di tempat kerja. Meskipun demikian, tingkat konsensus mengenai arti ekspresi wajah sangatlah mengagumkan melihat kenyataan bahwa sebagian besar telaah yang dilakukan selama ini hanya menggunakan potret dan oleh karenanya, tidaklah memberikan informasi tentang konteksnya.
Saluran yang kelihatan dan parabahasa telah mendorong antusiasme di antara para ahli riset dan terbukti informatif bagi para pengamat. Dengan semakin majunya riset, berbagai petunjuk nonverbal yang berlainan dapat diidentifikasikan, dan nampaknya para pengamat memperoleh berbagai informasi yang sangat berbeda dari petunjuk tersebut. Akan tetapi, komunikasi nonverbal tidak memberikan petunjuk ajaib tentang keadaan intern seseorang meskipun banyak manfaatnya. Biasanya para pengamat memerlukan informasi tentang orang tersebut. Hal ini mungkin merupakan salah satu cara paling penting dan paling mudah untuk menunjukkan kepada orang yang baru Anda temui bahwa Anda menyukainya. Orang lain itu akan segefa sadar akan perhatian Anda, dan jika dia tidak tertarik, biasanya akan menyingkir guna lebih memperjelas perasaannya.

MENGENAL BERBAGAI EKSPRESI DALAM KOMUNIKASI NONVERBAL | ok-review | 4.5