MEMPELAJARI HURUF INDUK

By On Thursday, November 14th, 2013 Categories : Antropologi

Huruf Induk
Secara anatomis pada dasarnya huruf terbagi secara garis besar dalam dua kelompok yaitu Huruf Serif dan Huruf Sans Serif. Dari sekian banyak huruf huruf serif ditetapkan untuk panduan selanjutnya dengan meruapkan sejumlah huruf yang dianggap mewakili huruf huruf serif. Huruf huruf tersebut disebut Huruf Induk. Penilaian terhadap huruf secara anatomis dapat dilihat dari beberapa kriteria dasar antara lain: x- High Ascender Decender Model SansSerif Bentuk Stress Line Conntrast dan lain lain Diantara sekian banyak kriteria, pada pengamatan untuk menentukan kelompok huruf serif, kita merujuk hanya pada satu tanda pembeda yakni atas dasar Serif saja. Dengan alasan bila seluruh kriteria digunakan sebagai pengukur identitas anatomi huruf akan menghasilkan banyak sekali huruf induk sebagai standar. Oleh karena pada kesempatan ini ada keterbatasan waktu, maka kriteria ditetapkan hanya dibedakan atas dasar Bentuk Serif saja. Atas dasar hal tersebut maka maka untuk anatomi kelompok Serif ditetapkan melalui pembeda:
Serif Model Bracket
Serif atau kait yang ada pada ujug-ujung huruf yang membentuk bracket, atau secara anatomis berbentuk serif yang panjang di mana pada ujungnya membentuk potongan patah tegak lurus tapi membentuk sudut yang mebulat lembut pada persinggungan dengan batang huruf. Huruf-huruf tipe bracket antara lain: Times New Roman, BookAntiqua, Palatino, Cheltenham.
Serif Model Bulat
Adalah serif atau kait yang ada pada ujung-ujung hurufnya membentuk kurfa atau membulat baik pada ujung serif maupun penggunaan pada sudut antara serif dengan batang huruf. Huruf-huruf tipe bulai antara lain: Gaudy, American Typewriter, Cooper Black, Garamond, Soevenir.
Serif Model Transisi
Serif atau kait yang ada pada ujung-ujung hurufnya membentuk sudut ataupun kurfanya yang ada pada ujung serif maupun pada sudut antara serif dengan batang hurf, hampir tidak kelihatan, tidak se kontras bentuk bentuk serit di atas. Huruf-huruf tipe transisi ini antara lain: Optima, Albertus, Pascal.
Serif Model Tajam
Serif atau kait yang ada pada ujung-ujung hurufnya membentuk sudut tajam pada ujung serif sedangkan pada sudut antara serif dengan batang huruf, membentuk kurfa yang landai. Huruf-huruf tipe transisi ini antara lain: Trajan, Caslon, Tiffany, Friz Quadrata.
Serif Model Kontras
Serif atau kait yang ada pada ujung-ujung hurufnya membentuk sudut tajam tegaklurus, baik pada ujung serif maupun pada sudut antara serif dengan batang huruf. Huruf-huruf tipe ini antara lain: Bodoni, Modern, Normandia.
Anatomi Kelompok Slab Serif: Bentuk serif model Slab adaiah bentuk serif yang spesifik yang memiliki lebar yang relatif sama antara serif dengan batang huruf, sehingga terlihat berkarakter kokoh dan tegap.Ada beberapa bentuk slab serif yaitu:
Slab Model Tegak Lurus: Serif dengan ujung patah membentuk sudut tegak lurus, demikian juga pada sudut yang dibentuk antara serif dengan batang hurufnya. Huruf tipe slab tegak lurus ini adalah: Rockwell,Beton, Clarendon, Memphis, Aachen.
Slab Model Bracket: bentuk serif dengan ujung patah membentuk sudut tegak lurus, tetapi pada sudut yang dibentuk antara serif dengan batang hurufnya membentuk sudut melengkung atau kurfa. Huruf tipe Slab Bracket ini adalah: Folta, Bembo, Cloister.
Slab Model Patah: bentuk serif dengan ujung patah membentuk sudut tegak lurus, dan sudut yang dibentuk antara serif dengan batang huruf-nya membentuk sudut yang dibentuk oleh garis
tipis yang lurus. Huruf tipe Slab model Patah ini adalah : Voita [Fortune], Seifa. Anatomi Kelompok. Sementara itu perkembangan huruf Sans Serif pun berkembang sejalan dengan huruf Serif terhitung perkembangannya sejak mulai abad 19, yang diperkenal kan pertama kali dengan nama Grotesque atau kemudian dikenal pada abad kedua puluh dengan nama lain Lineal atau juga disebuat Sans Serif. Huruf tanpa kait ini menampilkan karakter dengan tebal garis yang equal tanpa perbedaan kontras seperti pada huruf Serif.Bahkan beberapa tampil dalam struktur yang sangat geometris misalnya pada huruf O terlihat kuat hampir menyerupai lingkaran penuh. Huruf Sans Serif didesain dan direncanakan dengan tampilan sangat fungsional, clean dan memiliki readibility yang tinggi. Poros poros pada setiap lengkungannya dengan letak peresisi, mengarah vertikal atau tegak lurus dan tampil bersih tanpa kait. Tidak lama setelah Gutenberg menemukan huruf lepas di tahun 1445 kelompok huruf Roman disebut Humanis lahir di Italia sekitar tahun 1460 an. Pada tahun 1495, untuk pertama kali huruf: Old Style yang ditemukan oleh Aldus Manutius. Kata lain disebut juga Venetian. Kemudian periode Old Style pada sekitar tahun 1495 – Transitional pada sekitar tahun 1692 – Modern pada sekitar tahun 1784 -Slab Serif pada sekitar 1817 – Baru San Serif atau di Amerika disebut juga Gotic, dan di Eropah dikenal dengan nama Groteks atau Lineales, kemudian berkembang dalam tiga kategori Gro-tesque, Geometric dan Humanistis. Kemudian baru menyusul huruf Display yang kelahirannya mengacu kepada huruf huruf Black Letter, yang berkembang sejak awal abad ke-20.

MEMPELAJARI HURUF INDUK | ok-review | 4.5