MEMILIH SEORANG PEMIMPIN YANG BAIK

By On Wednesday, November 13th, 2013 Categories : Psikologi

Timbulnya seorang pemimpin oleh para ahli teori kepemimpinan telah dikemukakan beberapa teori yang berbeda-beda. Namun demikian, apabila berbagai teori itu dianalisa, akan terlihat adanya tiga teori yang menonjol.
1. Teori Genetis (hereditary theory).
Inti daripada ajaran teori ini tersimpul dalam sebutan yang mengatakan bahwa “leaders are born and not made“. Berarti bahwa para penganut teori ini mengetengahkan pendapat yang mengatakan bahwa seseorang pemimpin akan menjadi pemimpin karena ia telah dilahirkan dengan bakat-bakat kepemimpinan. Dalam keadaan yang bagaimanapun seorang ditetapkan, karena ia telah ditakdirkan menjadi pemimpin, satu kali keiak ia timbul sebagai seorang pemimpin. Berbicara mengenai takdir, secara filosofis pandangan ini tergolong kepada pandangan yang fatalistis.
2. Teori Sosial.
Jika teori pertama diatas adalah satu ekstrim, maka teori inipun merupakan ekstrim pada ujung lain dari polarisasi ekstrim ini. Inti ajaran dari sosial ini ialah bahwa “leaders are made and not born“, dua merupakan kebalikan teori genetis. Para penganut teori ini mengetengahkan pendapat yang mengatakan bahwa setiap orang bisa menjadi pemimpin apabila diberikan pendidikan dan pengalaman yang cukup.
3. Teori Ekologis.
Teori ekologis yang pada intinya berarti bahwa seseorang hanya akan berhasil menjadi pemimpin yang baik apabila ia pada waktu lahirnya telah memiliki bakat-bakat kepemimpinan, bakat-bakat mana kemudian dikembangkan melalui pendidikan yang ter atur dan pengalaman-pengalaman yang memungkinkannya untuk mengembangkan lebih lanjut bakat-bakat yang memang telah dimiliki itu.
Pengambilan keputusan adalah suatu pendekatan yang sistematis terhadap sesuatu masalah yang dihadapi oleh seorang pimpinan. Pendekatan sistematis dapat menyangkut pengetahuan daripada masalah yang dihadapi, pengumpulan fakta dan data yang relevan, masalah, mencari alternatif pemecahan dan sebagainya. Seorang pemimpin harus dapat mengembangkan kemampuannya mengambil keputusan dan dikembangkan secara terus menerus secara teratur dan kontinu. Pada hakekatnya pengambilan keputusan dinilai dari kriteria presentasi daripada keputusan-keputusan itu mempercepat pencapaian tujuan organisasi yang ditentukan sebelumnya. Kepemimpinan merupakan inti daripada manajemen karena kepemimpinan merupakan motor penggerak bagi sumber-sumber dan alat-alat manusia dan alat-alat lainnya dalam suatu organisasi. Setiap pemimpin, pada tingkat apapun a selalu memerlukan dua macam keterampilan yaitu technical;skilis dan managerial skills. Kualitas kepemimpinan yang dimiliki oleh sekelompok pimpinan dala suatu organisasi sangat menentukan berhasil tidaknya organisasi itu mencapai tujuan yang telah ditentukan dengan efisien dan ekonomis.
 

MEMILIH SEORANG PEMIMPIN YANG BAIK | ok-review | 4.5