FAKTOR PENTING KEPRIBADIAN

By On Monday, November 25th, 2013 Categories : Psikologi

Sebagian orang umumnya lebih mudah dipersuasi daripada yang lain, tidak perduli pokok persoalan yang timbul atau tipe pengaruh yang dimunculkan. Eksperimen-eksperimen telah dilakukan (Hovland & Janis, 1959) di mana subjek dihadapkan pada komunikasi persuasif tentang berbagai pokok persoalan, dengan jenis seruan dan argumen yang berbeda, dalam situasi persuasi yang berlainan. Eksperimen tersebut menunjukkan bahwa subjek yang sangat mudah dipersuasi pada suatu kondisi cenderung amat mudah dipersuasi pada kondisi yang lain. Efeknya tidak terlalu besar; hanya menjelaskan sebagian kecil dari variasi keseluruhan. Tetapi mengingat perbedaan situasi dan pokok persoalan yang diteliti, konsistensi yang diperoleh itu memberikan dukungan keyakinan pada keberadaan karakteristik kemudahan dipersuasi yang umum. Salah satu kesimpulan yang agak konsisten adalah bahwa subjek dengan harga-diri rendah cenderung lebih mudah dipengaruhi daripada subjek dengan harga-diri tinggi. Penjelasan yang baku adalah bahwa orang dengan harga-diri rendah memberikan penilaian yang rendah pada opininya, seperti yang mereka lakukan terhadap hal-hal lain mengenai dirinya. Karena mereka tidak menghargai opininya sendiri, mereka agak segan mempertahankannya dan kemungkinan besar akan mengubahnya bila diserang. Juga nampak bahwa individu dengan kecerdasan tinggi kurang mudah dipersuasi dibandingkan mereka dengan kecerdasan rendah, karena adanya kemampuan kritis yang lebih besar. Secara umum, penelitian yang dilakukan tidak mendukung asumsi ini. Rata-rata, orang dengan kecerdasan tinggi dapat diyakinkan sebanyak orang dengan kecerdasan rendah. Namun, ada alasan untuk percaya bahwa kecerdasan memiliki beberapa efek terhadap jenis seruan persuasi yang paling efektif. Orang dengan kecerdasan tinggi kurang terpengaruh oleh argumen-argumen yang tidak konsisten dan tidak logis dibandingkan orang dengan kecerdasan rendah, dan orang dengan kecerdasan rendah kurang terpengaruh oleh argumen-argumen yang rumit dan sulit (Eagly & Warren, 1976). Penting bagi kita untuk memperhatikan bahwa kurangnya korelasi keseluruhan antara kecerdasan dan kemudahan dipersuasi tidak perlu berarti bahwa kecerdasan tidak berhubungan sama sekali dengan proses mempengaruhi. Bahkan, hal itu menunjukkan hubungan yang rumit.
Selain beberapa faktor ini, ada sedikit dukungan terhadap hipotesis tentang bagaimana kepribadian mempengaruhi kemudahan dipersuasi. Ada banyak usulan (otoritarianisme, kekayaan fantasi), tetapi bukti-buktinya masih agak lemah sampai pada saat ini.

FAKTOR PENTING KEPRIBADIAN | ok-review | 4.5