ESENSI FILSAFAT DITINJAU DARI PERKEMBANGAN ILMU SEJARAH SECARA HERMENEUTIK

By On Wednesday, November 13th, 2013 Categories : Filsafat

Secara etimologis, kata “hermeneutik” berasal dari bahasa Yunani hermeneuein yang berarti “menafsirkan”.’ Maka, kata hermeneia secara harfiah dapat diartikan sebagai “penafsiran” atau interpretasi. Istilah Yunani ini mengingatkan kita pada tokoh mitologis yang bernama Hermes, yaitu seorang utusan yang mempunyai tugas menyampaikan pesan Jupiter kepada manusia. Hermes digambarkan sebagai seseorang yang mempunyai kaki bersayap, dalam bahasa latin dikenal dengan sebutan Mercurius. Tugas Hermes, adalah menterjemahkan pesan-pesan dari dewa di Gunung Olympus ke dalam bahasa yang dapat di mengerti oleh umat manusia, karena itu fungsi Hermes adalah penting sebab bila terjadi kesalahpahaman tentang pesan dewa-dewa, maka akan fatal bagi seluruh umat manusia. Hermes harus mampu menginterpretasikan atau menyadur sebuah pesan ke dalam bahasa yang dipergunakan oleh pendengarnya. Sejak saat itu Hermes menjadi simbol seorang duta yang dibebani dengan sebuah misi tertentu. Berhasil tidaknya misi itu sepenuhnya tergantung pada cara bagaimana pesan itu disampaikan.Kata hermeneutik pada akhirnya diartikan sebagai “proses mengubah sesuatu atau situasi ketidaktahuan menjadi mengerti”. Batasan umum ini selalu dianggap benar, baik hermeneutik dalam pandangan klasik maupun dalam pandangan modern

ESENSI FILSAFAT DITINJAU DARI PERKEMBANGAN ILMU SEJARAH SECARA HERMENEUTIK | ok-review | 4.5