DISTORSI KOGNITIF

By On Friday, November 22nd, 2013 Categories : Psikologi

Dalam versi ini, teori atribusi menguraikan proses yang sangat rasional dan pada pokoknya logis. Kelley menarik suatu analogi antara orang (awam) yang mencoba sampai kepada atribusi sebab-akibat untuk peristiwa sehari hari dan para ilmuwan sistematik yang menerapkan metode ilmiah guna memperoleh penjelasan sebab-akibat bagi peristiwa-peristiwa alamiah. Pada bentuk itu, teori atribusi mengasumsi bahwa orang awam memproses informasi secara rasional, sehingga mereka menilai informasi, secara cukup objektif dan demikian pula dalam mengkombinasikannya untuk memperoleh kesimpulan.
Walau demikian, seperti yang kita lihat pada bab sebelumnya, orang cenderung malas secara intelektual (atau setidak-tidaknya kikir secara kognitif). Tidak masuk akal bahwa mereka menghabiskan sebagian besar waktunya guna mencoba mencari penyebab berbagai hal dengan teliti. Lain daripada itu, karena para ahli psikologi sendiri menemui banyak kesulitan dalam menguraikan penyebab perilaku manusia, maka orang awam hampir tidak dapat diharapkan untuk berusaha lebih baik. Selanjutnya, orang sering kurang logis dan rasional. Memang sebagian besar buku ini dan ilmu psikologi ingin menelaah segi yang tidak rasional dari perilaku manusia. Untuk hal itu, sekarang kita beralih kepada beberapa prasangka yang telah diidentifikasi dalam proses atribusional Kita akan mulai mempertimbangkan berbagai proses kognitif yang berasal dari kecenderungan menanggapi stimuli yang lebih menonjol atau yang merupakan dibandingkan dengan stimuli latar belakang, dan untuk menyederhanakan persepsi melalui pengembangan kesan yang dirancang dengan penuh arti.

DISTORSI KOGNITIF | ok-review | 4.5