CARA MENGETAHUI KEAKURATAN PENILAIAN

By On Wednesday, November 20th, 2013 Categories : Psikologi

Seakurat apa biasanya orang “menangkap” persepsi manusia tidak dapat sangat aku-orang lain? Salah satu implikasi. Sebaliknya, orang harus akurat secara prasangka kognitif dan evaluatif ini ialah wajar agar masyarakat dapat berfungsi secara lancar. Setidak-tidaknya, kita berinteraksi dengan orang lain beratus kali setiap harinya, dan interaksi ini biasanya membutuhkan penilaian yang cukup akurat dari orang lain. Karena berbagai interaksi pada umumnya berjalan tanpa kesulitan atau kesalahan yang berarti, maka persepsi manusia harus cukup akurat.
Kelihatannya orang mengamati ciri lahiriah yang nampak secara cukup akurat. Pada umumnya hal itu tidak lebih sukar dari menganggap seseorang tinggi daripada lemari buku, mobil, atau unta. Hal itu juga berlaku pada berat, warna kulit, atau gaya berbusana. Penilaian tentang ciri lahiriah ini kita buat terhadap semua objek, dan kita membuatnya cukup akurat. Cukup mudah untuk membuat penilaian tentang peranan khusus seseorang sepanjang ada petunjuknya. Pemuda berbaju biru yang menyandang senjata di pinggangnya adalah perwira polisi, dan kita memperlakukannya sesuai dengan itu. Wanita dalam busana kerja yang sedang membawa tas dan berlari sepanjang peron ke arah kereta api jelaslah pekerja yang bergegas ke tempat kerjanya, dan kita menyingkir agar dia dapat naik kereta api dengan mudah. Konteks di mana kita melihat orang, mempermudah kita dalam membuat asumsi yang akurat tentang peranan mereka. Akan tetapi, persepsi manusia menjadi semakin sulit jika kita mencoba menyimpulkan keadaan intern yaitu perasaan, emosi, dan kepribadian. Lemari buku jelas tidak mempu-nyainya; mobil mempunyainya hanya dalam iklan dan khayalan; barangkali unta mempunyainya. Walau demikian, kita berusaha untuk menilai keadaan intern manusia. Kita memperhatikan seseorang dan melihatnya marah, senang, atau takut. Kita membentuk kesan atas orang lain itu dan menanggapnya bersifat hangat, jujur, dan tulus. Kita juga menilai karakteristik intern semacam itu sebagai sikap manusia terhadap berbagai masalah. Kita menerka apakah dia seorang penganut partai PDI atau anggota GOLKAR, saleh atau tidak, seorang pencinta lingkungan atau tidak.
Penilaian atas keadaan intern (kedalaman dirinya) seperti perasaan emosi, ciri pribadi, dan sikap, seringkah sangat sukar. Keadaan intern orang tersebut tidak dapat diamati secara langsung, ia harus disimpulkan dari petunjuk apa saja yang bisa diperoleh. Oleh karenanya, masalah keakuratan khususnya difokuskan pada penilaian perorangan atas keadaan intern, dan dari petunjuk yang dipakai untuk membuat penilaian tersebut.

CARA MENGETAHUI KEAKURATAN PENILAIAN | ok-review | 4.5