CARA BERTANAM JAGUNG

By On Tuesday, April 1st, 2014 Categories : Ilmu Alam

CARA BERTANAM JAGUNG – Suatu jenis riknput-rumputan setahun. Tingginya sampai 3 meter. Helaian daunnya berbentuk pita. Tanaman ini berumah satu. Bunga jantannya ter­letak di ujung batang, sedangkan bunga betinanya muncul dari ketiak daun. Bunga betina yang telah di­buahi tumbuh menjadi tongkol. Panjang tongkol yang masak 8—20 sentimeter.
Di Indonesia jagung biasa ditanam di tegalan, sa­wah tadah hujan, serta sawah irigasi pada ketinggian 1—3.300 meter di atas permukaan laut. Tanaman ini tumbuh di segala jenis tanah, terutama di tanah gem­bur dan subur.
Jagung merupakan bahan makanan pokok kedua sesudah beras. Beberapa daerah di Indonesia, seperti Madura, jagung menjadi makanan utama. Butiran ja­gung mengandung 77 persen karbohidrat, 5 persen le­mak, 9 persen protein, di samping asam amino, kal­sium, dan vitamin B. Minyak jagung yang diambil dari buahnya tidak mengandung kolesterol. Tongkol ja­gung muda dimakan sebagai lalap, atau sayur, sedang­kan yang setengah masak direbus, dibakar, atau di­olah menjadi masakan lainnya. Tepung jagung yang lebih dikenal sebagai tepung maizena dibuat dari bu­tiran jagung yang digiling. Daun pelindung tongkol dipakai sebagai bahan pembungkus rokok. Selain itu, batang, daun, bunga, dan butiran jagung juga diman­faatkan sebagai pakan ternak.
Indonesia merupakan negara penghasil jagung ter­besar di Asia Tenggara. Berdasarkan data Survai Per­tanian Produksi Tanaman Padi dan Palawija di Indo­nesia tahun 1986, jumlah total produksi jagung ada­lah 5.920.374 kuintal dengan hasil per hektarnya 18,84 kuintal. Produksi jagung ini berasal dari bermacam- macam varietas, antara lain No. 1 (Gele Menado), No. 4 (Gele Jawa Timur), No. 411 (Genjah Warangan), No. 7 (Maja), jagung hibrida Cl, Renjono, dan Arjuno. Jagung hibrida Cl dapat mencapai hasil pipi­lan kering 80 kuintal per hektar, sedangkan Renjono dan Arjuno sekitar 50 kuintal per hektar.
Ada enam kelompok besar jenis ja­gung, yaitu jagung gigi kuda (dent corn), jagung mu­tiara (flint corn), jagung manis (sweet corn), jagung brondong (pop corn), pod corn, dan jagung tepung (flour corn).
Jagung gigi kuda ditanam di Amerika Serikat dan Meksiko Utara. Bagian atas butirannya melekuk, se­dangkan bagian sampingnya mengandung karbo­hidrat. Warnanya putih, kuning, atau merah. Umum­nya jagung gigi kuda merupakan jagung hibrida. Ja­gung ini dipakai sebagai pakan ternak, sedangkan di bidang industri dipakai untuk menghasilkan alkohol dan produk fermentasi lainnya.
Jagung mutiara ditemukan di mana-mana di Indo­nesia dan daerah tropika lainnya. Meskipun demikian kecambahnya tahan terhadap suhu dingin, karena itu jagung ini ditemukan pula di Eropa. Bagian atas bu­tiran jagung ini membulat. Bagian luar butirannya yang licin dan keras melindungi bagian dalamnya yang lunak dan mengandung zat tepung. Warna butiran bervariasi dari putih sampai kuning keemasan dan merah.
Jagung manis dimuliakan terutama di Amerika Se­rikat, Meksiko, Jepang, dan Taiwan. Butirannya ber­warna putih atau kuning dan mengandung zat tepung manis. Rasa manis ini disebabkan oleh tidak adanya enzim yang dapat mengubah gula menjadi pati. Butir­an jagung mudanya jernih dan mengkilat, sedangkan yang tua keriput. Biasanya jagung manis dikonsumsi sebagai makanan. Selain gula, jagung ini mengandung banyak vitamin A dan C.
Jagung brondong memiliki butiran kecil, berben­tuk meruncing, yang mengandung zat tepung keras. Ciri khas butiran jagung ini adalah kemampuannya meledak dan mengembang jika dipanaskan. Butiran jagung berwarna kuning dan putih. Tanaman ini ba­nyak ditemukan di Amerika Serikat dan Meksiko, se­dangkan penyebarannya di luar kedua daerah ini sa­ngat terbatas.
pod corn mempunyai bentuk khas, yaitu tiap butir­annya diselubungi kelobot, seperti padi-padian. Ke- lobot merupakan modifikasi daun atau daun pelin­dung yang biasa terdapat di dasar tandan bunga. Ja­gung ini dianggap sebagai nenek moyang semua jenis jagung lainnya.
Jagung tepung merupakan salah satu jenis jagung tertua. Di antara semua jenis jagung, butiran jagung tepung paling lunak serta mengandung zat tepung dan protein. Ukuran dan bentuk butirannya mirip dengan jagung mutiara. Tanaman ini biasa tumbuh di dae­rah panas, misalnya Afrika Selatan.
Sejarah.
Diperkirakan jagung budi daya berasal dari jagung liar yang tumbuh di Benua Amerika. Suku Indian kuno telah membudidayakan jagung sejak ja­man purba. Orang Eropa baru mengenal jagung se­telah Columbus mendarat di daratan Amerika tahun 1492. Para pendatang dari Eropa ini belajar membudi­dayakannya dari penduduk setempat dan membawa­nya ke Eropa. Dari sini jagung menyebar ke seluruh dunia.
Sampai awal abad ke-20, pembudidayaan jagung tidak mengalami banyak kemajuan. Bentuk fisik ja­gung masih mirip dengan jagung yang dibudidayakan suku Indian kuno. Perbaikan jenis hanya dilakukan oleh para petani dan mencakup kualitasnya saja, bu­kan kuantitasnya. Baru pada permulaan abad ke-20, ketika penduduk dunia semakin meningkat, sehingga kebutuhan pangan pun meningkat, ilmuwan botani mulai mengadakan penelitian untuk mencari varietas jagung unggul. Penelitian tentang pemuliaan jagung pun berlanjut terus hingga kini.

CARA BERTANAM JAGUNG | ok-review | 4.5