BIAYA RATA-RATA JANGKA PANJANG

By On Friday, November 29th, 2013 Categories : Ekonomi

average cost (long run) / biaya rata-rata jangka panjang adalah biaya per unit (TOTAL BIAYA (TOTAL COST) dibagi jumlah produksi) dari proses produksi output dalam pabrik yang berbeda-beda ukurannya. Posisi dari kurva BIAYA TOTAL RATA-RATA JANGKA PENDEK (AVERAGE TOTAL COST, ATC) tergantung pada ukuran perusahaan yang ada. Dalam jangka panjang perusahaan dapat mengubah ukuran pabriknya. Seuap ukuran pabrik memiliki bentuk U yang berbeda dari kurva ATC jangka pendek. Apabila perusahaan memperluas skala operasinya kuna bergeser dari kurva yang satu ke kurva lainnya. Garis EDAR (PATH) sepanjang di mana perusahaan memperluas skalgi usahanya — kurva ATC jangka panjang — adalah kurva yang meliputi semua kurva ATC jangka pendek yang mungkin terjadi.  Perlu diperhatikan bahwa kurva ATC jangka panjang biasanya berbentuk U yang dangkal, dengan titik biaya terendah ditunjukkan oleh tingkat output OX. Pada mulanya, biaya rata-rata menurun (sebagai akibat dari skala ekonomis), namun demikian, perusahaan dapat mengalami SKALA YANG TIDAK EKONOMIS (DISECONOMIES OF SCALE) secara terus menerus dan biaya rata-rata akan mulai bergerak naik. Walaupun demikian, studi-studi empiris dari kurva biaya rata-rata jangka panjang perusahaan menunjukkan bahwa skala yang tidak ekonomis jarang terjadi apabila perusahaan mengoperasikan jarak output tertentu, sehingga pada umumnya kurva biaya rata-rata dari perusahaan adalah berbentuk L. Dalam; kasus apabila terjadi skala yang tidak ekonomis dihadapkan pada. SKALA EFISIEN MINIMUM {MINIMUM EFFICIENT SCAIF!) maka perusahaan akan beroperasi pada titik minimum dari kurva biaya rata-rata jangka panjang. Apabila skala yang tidak ekonomis tidak termasuk dalam jarak output tertentu, skala efisiensi minimum berhubungan dengan output di mana skala ekonomi sudah menurun dan skala hasil yang konstan mulai terjadi. Bandingkan dengan AVERAGE COST (SHORT RUN). average cost (short run) [biaya rata-rata jangka panjang] biaya per unit (TOTAL / BIAYA dibagi jumlah output yang diproduksi) dari jumlah produksi tertentu ft di dalam suatu perusahaan tertentu yang ukurannya tetap. Total biaya rata-rata (Average Total Cost, ATC) dapat dipisahkan menjadi BIAYA TETAP RATA-RATA (AVERAGE FIXED COST, AFC) dan BIAYA VARIABEL RATA-RATA (AVERAGE VARIABEL COST, AVC) . AFC menurun secara terus menerus bersamaan dengan meningkatnya output dan disebarnya total biaya tetap tertentu, pada jumlah unit produksi yang semakin besar. Sebagai contoh, dengan biaya tetap £ 1000 per tahun dari output 1000 unit, biaya tetap adalah £ 1, tetapi apabila output meningkat menjadi 2000 setahun maka biaya tetap akan menjadi £ 0.5. Pada seluruh jangkauan output potensil yang dapat diproduksi perusahaan, AVC mula-mula akan turun (mencerminkan meningkatnya hasil yang dicapai dari PERTAMBAHAN VARIABEL INPUT (RETURNS TO THE VARIABLE FACTOR INPUT) , output meningkat lebih cepat dari biaya), tetapi kemudian naik (sebagai akibat menurunnya hasil yang dicapai dari pertambahan variabel input — biaya meningkat lebih cepat dari output), seperti yang ditunjukkan kurva AVC pada Gambar lla. Sehingga kurva ATC JANGKA PENDEK (SHORT RUN ATC) yang konvensional berbentuk U. Namun demikian, pada jangkauan output yang semakin terbatas di mana perusahaan biasanya beroperasi, pengembalian hasil yang konstan lebih mungkin terjadi di mana semakin banyak variabel input yang ditambahkan pada input tetap yang dipergunakan akan terjadi kenaikan yang sama pada output. AVC akan tetap konstan untuk keseluruhan jangkauan output (seperti Gambar lib) dan sebagai konsekwensinya ATC dan AFC menurun secara paralel. Bandingkan dengan AVERAGE COST (LONG RUN). Lihat LOSS, LOSS MINIMIZATION

BIAYA RATA-RATA JANGKA PANJANG | ok-review | 4.5