BERBURU IKAN KAKAP

By On Sunday, April 6th, 2014 Categories : Ilmu Alam

BERBURU IKAN KAKAP – Suatu jenis ikan pemangsa yang hidup di perairan pantai, muara-muara sungai, atau teluk-teluk berair payau. Satu atau dua minggu setelah menetas, anak ikan kakap mulai menggerumuti larva serangga. Sejak itu, ikan ini menjadi karnivora pemburu yang hebat. Sebagai pemangsa dewasa, kakap yang beru­mur 2 tahun memakan katak, udang, sotong, dan bayi tikus air.
Kakap bertelur di perairan yang tenang. Begitu se­lesai bertelur, induk betina diusir induk jantan. Lalu induk jantan menjaga telur-telur tersebut sampai me­netas. Kira-kira dua minggu kemudian, ketika sudah dapat mencari makan sendiri, anak-anak ikan mulai meninggalkan induknya.
Beberapa ahli berpendapat bahwa kakap dapat tumbuh terus, sampai berumur 20 tahun dengan pan­jang tubuh 90 sentimeter dan berat 12,5 kilogram. Keadaan ini bisa terjadi jika tidak ada musuh alam­nya, seperti lingsang, burung, atau parasit yang meng­gerogoti tubuhnya. Selain itu, di antara kakap sendiri terjadi serang menyerang. Dengan demikian, yang pa­ling mujur, pandai, dan kuat dapat tetap hidup, berbu­ru, dan tumbuh.
Pada tambak udang, ikan kakap merupakan hama yang bersifat predator, artinya ikan ini dapat mema­kan udang yang dipelihara petani ikan. Di samping itu, kakap tergolong ikan bernilai ekonomi tinggi yang dipasarkan dalam bentuk ikan segar. Biasanya, ikan ini dikonsumsi dari hasil tangkapan laut. Akhir- akhir ini mulai banyak orang yang mencoba memeli­hara ikan kakap di laut, yakni di dalam kantung jaring terapung. Namun usaha ini masih harus menghadapi banyak kendala, antara lain penyediaan pakan; karena bersifat karnivora, ikan ini harus diberi pakan berupa ikan yang harganya relatif mahal.
Kakap Telessi memiliki tubuh berwarna biru ber- lin di bagian atas, dan hitam sedikit putih di bagian bawah. Karena warna tubuhnya yang hitam, ikan ini dikenal pula dengan nama kakap hitam. Di pasaran, harganya termasuk sedang.
Tubuh kakap telessi pipih dan melebar. Panjang tu­buhnya mencapai 1 meter, umumnya 40—50 senti­meter. Sisiknya besar. Mulutnya lebar dan menyerong dengan gigi-gigi kecil. Prapenutup insangnya berge­rigi. Semua siripnya melebar, bulat, dan berwarna hi­tam, kecuali sirip dadanya kuning. Sirip punggungnya berjari-jari keras 11—12 dan lemah 15—16. Sirip du­bur berjari-jari keras 3 dan lemah 11. Sisik pada garis rusuknya 42—44.
Ikan ini dapat dijumpai terutama di pantai utara Ja­wa, bagian timur Sumatra, sepanjang pantai Kaliman­tan, Sulawesi Selatan, Selat Timor, Arafuru, dan perairan Indo-Pasifik lainnya.
Kakap Tetahan berwarna hijau lumut kehitaman mendekati keabuan di bagian punggung, dan putih pe­rak di bagian bawah tubuhnya. Sirip-siripnya berwar­na abu-abu kehitaman.
Bentuk badan kakap tetahan memanjang, pipih, de­ngan batang ekor lebar. Panjang tubuhnya mencapai meter, umumnya 0,25—1 meter. Ikan ini bermulut lebar, dan sedikit serong dengan gigi-gigi halus. Ba­gian bawah prapenutup insangnya berduri keras. Pada bagian atas penutup insang terdapat cuping bergerigi. Sirip punggungnya berjari-jari keras 7—9 dan lemah 10—11. Sirip duburnya berjari-jari keras 3 dan le­mah 7—8. Sirip ekornya bulat. Sisik pada garis rusuk berjumlah 52—61. Kakap tetahan termasuk jenis kakap bernilai eko­nomi tinggi. Harganya cukup mahal. Daerah penye­barannya terutama pantai utara Jawa, sepanjang pantai timur Sumatra, Kalimantan, Sulawesi Selatan, Selat Timor, Arafuru, Teluk Thailand, sepanjang pan­tai Laut Cina Selatan, Filipina, ke selatan sampai pan­tai utara Australia, dan ke barat sampai Afrika Timur.
Kakap Merah dewasa mempunyai tubuh berwarna merah darah di bagian atas, dan putih kemerahan di bagian bawah. Kakap jenis ini biasanya dipasarkan dengan harga sedang.
Bentuk tubuh kakap merah memanjang, melebar, dan pipih. Profil kepalanya lurus atau sedikit cekung. Bagian belakang dan bawah prapenutup insangnya bergerigi. Sisik-sisik pada kepalanya dimulai dari belakang mata. Deretan sisik di atas grjrat sisi serong ke atas. Sirip dada, punggung, dan ekornya berwarna kuning kemerahan. Suatu noda hitam terdapat di ba­gian atas batang sirip ekor. Sirip panggung berjari-jari keras 11 dan lemah 14. Sirip dubur berjaJi-jari keras dan lemah 8—9.
Ikan yang hidup di perairan pantai sampai keda­laman 100 meter ini suka hidup menyendiri. Panjang tubuhnya mencapai 90 sentimeter, umumnya 35—50 sentimeter. Penyebarannya meliputi perairan pantai seluruh Indonesia, meluas ke utara sampai Teluk Benggala, Teluk Thailand, sepanjang pantai Laut Ci­na Selatan, Filipina, ke selatan sampai perairan tropi­ka Australia dan ke barat sampai Afrika Selatan.
Kakap Bebek mempunyai kepala yang bagian de­pannya mirip kepala bebek. Tubuhnya lonjong dan pi­pih. Mulutnya agak lebar dan bergerigi pada bagian atas belakang. Pada penutup insangnya terdapat 2 buah gigi pipih. Sirip punggung berjari-jari keras 10 dan lemah 17—19. Jari-jari keras sirip duburnya 3 dan lemah 10. Sirip ekor, dada, perut, dan duburnya bulat.
Ikan ini dapat mencapai panjang 70 sentimeter, umumnya 30—45 sentimeter. Warna tubuhnya merah sawo keputihan di bagian atas, dan keputih-putihan di bagian bawah. Tubuh, kepala serta sirip-siripnya ditu­tupi tutul-tutul merah sawo matang.
Daerah penyebaran kakap bebek meliputi perairan dangkal berkarang di seluruh Indonesia dan perairan Indo-Pasifik lainnya, serta Teluk Benggala, Teluk Thailand, dan sepanjang Laut Cina Selatan.

BERBURU IKAN KAKAP | ok-review | 4.5