BAGAIMANA MEMAHAMI RASA SUKA

By On Saturday, November 23rd, 2013 Categories : Psikologi

Seperti yang dikemukakan oleh teori konsistensi, orang mengubah sikapnya sesuai dengan sikap orang yang mereka sukai. Segala sesuatu yang meningkatkan rasa suka biasanya juga meningkatkan perubahan sikap. Misalnya: daya tarik fisik meningkatkan rasa suka; Chaiken (1979) menunjukkan bahwa siswa yang dinilai menarik, secara fisik oleh siswa Jain akan menjadi komunikator yang lebih persuasif, Kesamaan. merupakan .dasar penting lain dari rasa suka; orang cenderung lebih dipenga-ruhi oleh orang-orang yang mempunyai kesamaan dengan diri mereka daripada oleh orang yang berbeda dengannya. Misalnya, Brock (1965) merancang percobaan di toko penjual cat. Seorang pelayan toko itu diajari untuk mengubah-ubah penawarannya bahwa cat yang digunakannya juga sama dengan yang digunakan para pelanggannya. Pelayan yang mempunyai lebih banyak kesamaan akan lebih efektif daripada yang tidak mempunyai kesamaan dalam memperoleh pembeli yang mau mengubah pertimbangannya tentang jenis cat yang ingin dibeli.
Kesamaan juga meningkatkan pengaruh karena kita berasumsi bahwa orang dengan latar belakang yang sama dengan diri kita, mempunyai kesamaan dengan nilai dan pandangan kita mengenai berbagai hal. Anggaplah bahwa seseorang mempunyai kesamaan dengan kita dalam latar belakang kewarganegaraan, ekonomi, ras, dan agama: Bila kemudian dia mengatakan bahwa dia tidak menyukai film baru tertentu, mungkin kita akan berasumsi bahwa dia membuat keputusan ini berdasarkan pertimbangan yang sama dengan yang akan kita gunakan. Sehingga keputusannya cenderung mempunyai bobot yang setara. Jadi, dipandang dari segi peningkatan rasa suka dan kesamaan pandangan, semakin tinggi tingkat kesamaan antara sumber dan penerima komunikasi yang senjang, semakin besar kemungkinan terjadinya perubahan sikap.

BAGAIMANA MEMAHAMI RASA SUKA | ok-review | 4.5