ARTI KINDRED

By On Friday, April 18th, 2014 Categories : Antropologi

 ARTI KINDRED – Salah satu bentuk kelompok kekerabatan di sekitar individu, tidak selalu berdasarkan hubungan darah, yang melakukan aktivitas kerja sama dan tolong-menolong. Hubungan antarkerabat berada dalam satu tipe struktur hubungan khusus, yang tidak terlalu ketat batas lingkup kekerabatannya. Aktivitas bersa­ma hanyalah kadang-kala, misalnya dalam rangka suatu pesta, upacara daur hidup, seperti kelahiran, perkawinan, ulang tahun, kematian, dsb.
Kelompok kekerabatan itu biasanya terdiri atas saudara kandung, saudara sepupu dari pihak ayah maupun pihak ibu, saudara sepupu derajat kedua dari pihak ayah maupun pihak ibu, saudara-saudara dari istri. Pada upacara tertentu, diundang pula kerabat sa­tu tingkat ke atas, yaitu orang tua, saudara orang tua dari pihak ayah dan ibu, orang tua istri, saudara orang tua istri. Selain itu, diundang pula kerabat satu tingkat ke bawah, yaitu para kemenakan.
Batas lingkup kerabat yang tidak tegas menyebab­kan timbulnya prinsip bahwa semakin banyak kerabat yang ikut serta dalam suatu aktivitas semakin baik. Kehadiran para kerabat tergantung pada pentingnya upacara yang dilaksanakan. Pada upacara biasa kera­bat yang ikut adalah yang tempat tinggalnya dekat, dan kerabat yang jauh tempat tinggalnya hanya hadir pada acara tertentu. Dalam kenyataannya, suatu upa­cara dihadiri oleh sebagian anggota kelompok dan upacara lain dihadiri oleh sebagian yang lain. Selain itu, seseorang bisa menjadi anggota dari dua kindred yang berbeda. Lagi pula kelompok kindred ini tidak selalu penting untuk semua masyarakat; artinya ak­tivitas seperti tersebut di atas kadang-kadang dilak­sanakan oleh masyarakat tanpa memperdulikan ke­anggotaan kindred.
Istilah kindred dipakai dalam ilmu antropologi, sosiologi, dan ilmu hukum. Cukup banyak peneliti da­lam bidang antropologi yang mengkaji perihal kin­dred, misalnya Melvin Ember, J.D. Freeman, W.E. Mitchell, G.P. Murdock, dll. Dalam bahasa Indonesia kindred bisa diartikan dengan kata “saudara”. Suku bangsa tertentu di Indonesia mengenal kelompok ke­kerabatan semacam itu dengan istilah tersendiri pula, misalnya sanak sedulur (Jawa), golongan (Sunda), famili (Ambon, Minahasa), dll. Namun ada masyara­kat yang mewujudkan kelompok kekerabatan ini tan­pa memberinya nama khusus.

ARTI KINDRED | ok-review | 4.5