Advertisement

Untuk Apa Seseorang Memerlukan Identitas atau Jatidiri?, Sebagaimana kita ketahui bahwa identitas atau jatidiri itu ada dalam interaksi, maka dapatlah kita katakan bahwa jatidiri itu diperlukan dalam interaksi. Karena dalam setiap interaksi, setiap pelaku mengambil suatu posisi dan berdasarkan atas posisi tersebut si pelaku menjalankan peranan-peranannya sesuai dengan corak atau struktur interaksi yang berlangsung. Sebuah interaksi mewujudkan adanya struktur dimana masing-masing pelaku yang terlibat di dalamnya berada dalam suatu hubungan peranan. Di lain pihak dan pada waktu yang sama, corak peranan-peranan yang dijalankan oleh masing-masing pelaku tersebut tergantung pada corak atau macam struktur interaksi yang berlaku. Contoh: Seorang dalam suatu keluarga dipanggil sebagai bapak oleh anaknya. Dalam keadaan tersebut maka hubungan yang ada antara anak dengan bapak adalah hubungan peranan anak-bapak, yang merupakan sebuah struktur hubungan yang baku dengan berbagai norma dan nilai yang menjadi pedoman bertindak bagi masing-masing pelaku, sehingga hubungan milara anak-bapak adalah sebuah hubungan peranan anak-bapak.

Advertisement
Advertisement